Mukomuko-mangimbau.com – Bak atau kontainer sampah merah putih bantuan dari Pemerintah Provinsi (Pemprov) Bengkulu untuk Kabupaten Mukomuko masih jadi pajangan tak berfungsi di halaman Kantor Dinas Lingkungan Hidup (LH).

Program di tahun awal Gubenur Helmi Hasan itu belum mendatangkan manfaat bagi masyarakat. Bak sampah berwarna merah-putih dengan label “Bantu Rakyat” nyatanya hingga sekarang belum bisa dimanfaatkan untuk bantu rakyat di Kabupaten Mukomuko.

Selama kurun waktu sekitar delapan bulan, 8 unit kontainer sampah hibah Pemprov Bengkulu itu kehujanan-kepanasan di halaman Dinas LH Mukomuko.

Ketika dikonfirmasi, Plt. Kadis LH Mukomuko, Jajat Sudrajat, SKM tidak menapik hal tersebut. Katanya, pihak Dinas LH bukan tidak ingin memanfaatkan kontainer sampah bantuan Pemprov Bengkulu.

Kendala sekarang ini, kata Jajat, bak arm rool atau kontainer sampah dari Pemprov Bengkulu itu tidak cocok dengan kendaraan arm rool milik Pemkab Mukomuko saat ini.

“Kalau dibilang Mukomuko membutuhkan bak arm rool sampah, ya kita sangat butuh untuk pengelolaan sampah. Tapi bak arm rool dari Pemprov ini tidak cocok dengan mobil arm rool Mukomuko,” ujar Jajat dalam keterangannya hari Kamis, 2 Juli 2026.

Kata Jajat, kalau 8 unit kontainer sampah dari Pemprov itu mau difungsikan, harus ada kendaraan arm rool yang cocok. Hanya saja, untuk pengadaan kendaraan arm rool, butuh dana yang tidak sedikit.

Jika pengadaan kendaraan arm rool mengandalkan APBD Mukomuko yang sedang dalam tekanan, peluangnya sangat sedikit.

Dinas LH sudah berupaya mengusulkan bantuan truk arm rool pasangan dari bak sampah yang sudah dibagian ke Pemprov Bengkulu, namun belum diakomodir.

“Kami sudah berupaya untuk mendapatkan kendaraan arm rool pasangan bak sampah bantuan Pemprov itu, tapi belum dapat. Supaya bak sampah merah-putih itu bisa difungsikan, ya harus ada truk arm rool yang cocok,” pungkas Jajat. (Api)