Mukomuko-mangimbau.com – Kabar gembira bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) di lingkungan Pemkab Mukomuko.

Bahwa Bupati Mukomuko juga memberdayakan aparatur pemerintah berstatus PPPK mengemban jabatan.

Ini membuktikan kalau ASN PPPK juga punya kesempatan meningkatkan karier dan pengabdian kepada daerah yang dicintai.

Salah satu contohnya pada mutasi 32 kepala sekolah (Kepsek) di bawah naungan Disdikbud Mukomuko baru-baru ini.

Diketahui, salah satu ASN PPPK diangkat menjabat Kepsek. Yaitu atas nama Hayatun Nisak, S.Pd.

Ia dipercaya menjabat Kepsek TK Negeri Talang Baru Kecamatan Malin Deman. Sebelum ditugaskan menjadi Kepsek TK tersebut, Hayatun merupakan guru ahli pertama SDN 07 Malin Deman.

“Benar dia (Hayatun Nisak) seorang PPPK,” ungkap Kepala BKPSDM Mukomuko, Winarno, S.Pd melalui Sekretaris, Iyos Edwarsah, S.STP., M.Si.

Seperti diberitakan sebelumnya, terdapat 32 kepala sekolah (Kepsek) tingkat PAUD/TK, SD, dan SMP Negeri di lingkungan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mukomuko resmi dilantik dan diambil sumpah jabatannya pada hari Senin pagi, 3 Agustus 2026.

Pelantikan dipimpin langsung Wakil Bupati Mukomuko, Rahmadi AB, dan berlangsung di Aula Baperida Kabupaten Mukomuko. Kegiatan tersebut dihadiri jajaran Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, pengawas sekolah, serta sejumlah undangan.

Dari 32 kepala sekolah yang dilantik, sebanyak 4 orang merupakan kepala TK/PAUD, 18 kepala SD, dan 10 kepala SMP.

Dalam sambutannya, Rahmadi menegaskan bahwa pelantikan kepala sekolah bukan sekadar kegiatan seremonial. Menurutnya, kepala sekolah memiliki posisi strategis dalam menentukan arah sekaligus kualitas pendidikan di Kabupaten Mukomuko.

Rahmadi mengatakan, pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperkuat kepemimpinan di sektor pendidikan.

Ia berharap para kepala sekolah yang baru dilantik mampu membawa perubahan positif serta meningkatkan kualitas pendidikan di sekolah masing-masing.

“Kepala sekolah bukan hanya bertugas mengelola sekolah, tetapi juga harus mampu menjadi pemimpin dan teladan bagi guru maupun siswa,” pesan Rahmadi.

Menurut Rahmadi, tantangan dunia pendidikan saat ini semakin kompleks. Tidak hanya berkaitan dengan peningkatan mutu pembelajaran, tetapi juga menyangkut manajemen sekolah hingga pembentukan karakter peserta didik.

Karena itu, para kepala sekolah diminta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab dan disiplin. Komunikasi yang baik dengan guru, siswa, maupun orang tua juga dinilai penting untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas.

Rahmadi juga berpesan agar kepala sekolah dapat membina sekolah dengan sepenuh hati serta memastikan setiap anak mendapatkan hak pendidikan yang layak. (Arie)