Mukomuko-Mangimbau.com – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Talang Medan, Kecamatan Selagan Raya, Kabupaten Mukomuko, yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026 mendatang, mulai menjadi perhatian masyarakat.
Sejumlah nama mulai diperbincangkan sebagai bakal calon yang berpotensi ikut dalam kontestasi tersebut. Salah satu sosok yang belakangan mulai mencuat dan diperhitungkan adalah Juni Kurniawan.
Dengan dukungan penuh dari keluarga besar, Juni menyatakan kesiapannya untuk maju dalam Pilkades Talang Medan. Namun, ia memilih tidak mengumbar banyak janji.
Baginya, menjadi kepala desa bukan sekadar mengejar jabatan, melainkan sebuah tanggung jawab dan panggilan untuk mengabdi kepada masyarakat.
Niat tersebut menjadi salah satu alasan Juni mulai mendapat perhatian. Ia ingin membangun desa dengan mengedepankan sikap bijaksana, keterbukaan serta mengutamakan kepentingan masyarakat.
Juni juga telah menyiapkan sejumlah gagasan pembangunan yang dinilai dapat menjadi pijakan dalam mendorong kemajuan Desa Talang Medan ke depan.
Tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, gagasan tersebut juga menyentuh berbagai sektor yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Mulai dari peningkatan pembangunan desa, pelayanan administrasi yang lebih cepat dan mudah bagi masyarakat, perhatian terhadap sektor pendidikan dan kesehatan, hingga penguatan kelembagaan adat.
Menurutnya, kemajuan desa tidak hanya dapat diukur dari pembangunan infrastruktur, tetapi juga dari kualitas pelayanan pemerintah desa dan sejauh mana masyarakat mendapatkan ruang untuk terlibat dalam pembangunan.
Sikap tidak banyak mengumbar janji justru menjadi prinsip yang ingin dibawa Juni dalam menghadapi Pilkades. Ia lebih memilih menyampaikan gagasan yang realistis dan dapat dipertanggungjawabkan apabila nantinya mendapat amanah dari masyarakat.
Bagi Juni, kepala desa merupakan pelayan masyarakat yang harus mampu menjadi tempat masyarakat menyampaikan aspirasi sekaligus mencari solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi.
Karena itu, jika mendapat kepercayaan masyarakat, dirinya berkomitmen untuk menjalankan pemerintahan desa secara bijaksana, terbuka dan mengedepankan musyawarah.
“Yang paling penting bukan banyaknya janji, tetapi bagaimana kita bisa bekerja dan memberikan manfaat nyata untuk masyarakat. Kalau masyarakat memberikan amanah, tentu amanah itu harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” demikian prinsip yang diusung Juni Kurniawan.
Dengan gagasan pembangunan yang mulai disiapkan serta dukungan keluarga yang menjadi modal awal, nama Juni Kurniawan kini mulai masuk dalam radar perbincangan masyarakat Talang Medan menjelang Pilkades November 2026.
Kontestasi masih cukup panjang. Namun, munculnya figur seperti Juni yang membawa narasi pengabdian, pembangunan dan pelayanan masyarakat diperkirakan akan menambah warna dalam dinamika Pilkades Talang Medan.




Tinggalkan Balasan