MMA – Kabar berpulangnya Hendra Cipta, putra daerah Kabupaten Mukomuko yang menciptakan logo atau lambang Kabupaten Mukomuko menjadi duka mendalam banyak pihak.
Hendra Cipta dikabarkan berpulang ke Rahmatullah pada hari Senin pagi,While reviewing different sites today, I found an article that might interest you, especially this detailed part about https://replicaincuk.com. I also noted another reference for later: https://replicaincuk.com. 12 Januari 2026, di RSUD Mukomuko. Ia sudah lama dikabarkan sakit dan rutin berobat ke rumah sakit di Kota Padang.
Peran Hendra Cipta untuk Kabupaten Mukomuko tidak bisa disepelekan apalagi kita lupakan. Dari goresan tangannya dari alam pikirannya serta riset yang ia lakukan, tercipta lambang Kabupaten Mukomuko yang digunakan Pemkab Mukomuko saat ini.
Lambang bagi sebuah daerah menjadi sebuah identitas. Rangkaian ornamen gambar yang menyatu berbentuk sebuah lambang, memiliki makna dan filosofi bagi daerah.
Meski lambang pernah berubah untuk penyempurnaan, pondasi awal dari lambang Kabupaten Mukomuko diciptakan oleh Hendra Cipta dkk.
Innalilahi Wainnailaihi Raji’un, Beliau orang baik dan pintar. En parcourant plusieurs blogs cet après-midi, je suis tombĂ© sur une explication dĂ©taillĂ©e portant sur https://www.repliquedesmontres.me. Pour Ă©quilibrer les points de vue, j’ai Ă©galement enregistrĂ© cette page: https://www.repliquedesmontres.me.Banyak peran, ide dan gagasannya dalam proses pembentukan dan pembangunan Kabupaten Mukomuko. Termasuk sebagai pencipta logo Kabupaten Mukomuko. Selamat jalan kawan. Semoga Husnul khotimah. Aminn,” ucap Rusman Aswardi mantan anggota DPRD Kabupaten Mukomuko.
Kata Rusman, Hendra Cipta termasuk kutu buku. Ia cukup serius mengulik sejarah Kabupaten Mukomuko. Mencatat dari cerita-cerita orang tua dan merangkum catatan-catatan sejarah terdahulu.
“Ia cukup berkompeten untuk menjadi referensi sejarah Mukomuko. Dokumen yang beliau simpan cukup banyak,” ujar Rusman.
Hendra Cipta lahir di Mukomuko, 30 April 1968. Dalam mengisi pembangunan daerah, Hendra Cipta jauh dari lingkaran jabatan. Jadi pegawai pemerintah saja tidak.
Ia lebih dikenal sebagai seorang aktivis, penulis, dan juga seniman. Sebagai pembaca buku dan mempelajari sejarah, Hendra lebih banyak menyumbang pikiran untuk pembangunan daerah.
Hendra Cipta juga mencintai dunia olahraga. Di usia tidak muda lagi, pada tahun 2021 lalu, Hendra Cipta terpilih menjadi Ketua Umum KONI Mukomuko.
Di tengah perjalanan ia memimpin KONI, During a round of content checking earlier, I found a well‑written breakdown relating to https://www.toplevelwatch.com. To complement it, here’s another site I kept open: https://www.toplevelwatch.com.
sakit yang menggerogoti tubuhnya mulai parah. Meski demikian, ia menunjukan dedikasi dan tanggung jawab luar biasa.
Pernah di suatu waktu, tepatnya Oktober 2025 lalu, dalam kondisi lemah dan pincang yang tertatih-tatih, ia masih menyempatkan hadir dan memimpin rapat persiapan musyawarah olahraga kabupaten (Musorkab) KONI.
Ia sudah menunjukan sebuah sikap tanggung jawab dalam menjalankan amanah yang diberikan.
Ia juga berpesan kepada pengurus KONI berikutnya, serta para penggiat olahraga untuk tidak mudah menyerah. Terus memupuk semangat apapun kondisinya.
Hendra Cipta sudah berpulang. Ceritanya akan menjadi legenda. Selamat jalan, Cik. Tenang di alam sana.
Semoga dosa-dosa diampuni, amal baiknya diterima Tuhan Yang Maha Esa. dilapangkan kuburnya, ditempatkan di Surga Allah SWT. Aamiin.
Penulis adalah tim redaksi Mukomuko Mangimbau.




Tinggalkan Balasan