Mukomuko-mangimbau.com – Masyarakat Kecamatan Selagan Raya, Kabupaten Mukomuko mengadakan kegiatan doa bersama yang digelar di area Bendungan Selagan yang berlokasi di Desa Lubuk Bangko, pada hari Ahad, 31 Mei 2026.
Doa bersama ini digelar sebagai penanda dimulainya penanaman padi serentak sekaligus sebagai bentuk rasa syukur atas rezeki yang telah dianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa sebelumnya.
Doa bersama ini merupakan tradisi turun temurun yang rutin dilaksanakan selama 3 tahun sekali. Menurut kepercayaan setempat, melalui doa ini diharapkan hasil panen bisa meningkat. Atau bagian upaya meningkatkan hasil produksi padi melalui kegiatan spritual.
Baca juga https://mukomuko-mangimbau.com/harga-sawit-naik-tajam/
Meskipun seharusnya diikuti oleh sembilan desa, hanya enam desa yang berpartisipasi dalam doa penanaman serentak kali ini. Keenam desa tersebut adalah Lubuk Bangko, Sungai Ipuh, Pondok Baru, dan Aur Cina, dengan masing-masing kepala desa yang hadir memberikan dukungan.
Acara ini dihadiri oleh Bupati Mukomuko, H. Choirul Huda, SH. beserta Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bapperida), Singgih Pramono, S.Sos. MH, Camat Selagan Raya, perwakilan TNI dan Polri, serta kepala desa dari enam desa yang berpartisipasi.
Acara doa bersama ini juga dihadiri oleh tokoh agama dan adat, serta masyarakat setempat, yang menunjukkan semangat kebersamaan dalam mewujudkan pertanian yang lebih baik.
Diharapkan, dengan doa dan dukungan semua pihak, penanaman padi serentak ini dapat berjalan lancar dan memberikan hasil yang memuaskan.
Siswandi, Kades Pondok Baru yang ikut berpartisipasi dalam acara tersebut menuturkan, Selagan Raya merupakan salah satu wilayah lumbung padi di Mukomuko. Dengan luas sawah sekitar 800 hektar.
Artikel menarik https://mukomuko-mangimbau.com/bahlil-lahadalia-viral-2026/
Produktivitas padi masih tergolong rendah, yakni sekitar 5 ton per hektar, dibawah rata-rata produktivitas nasional.
Hal ini menjadi tantangan tersendiri bagi pemerintah desa bersama pemerintah daerah dalam upaya meningkatkan kesejahteraan petani dan produktivitas lahan.
Upaya yang telah dilakukan pemerintah yaitu meningkatkan sarana dan prasarana pertanian di wilayah Selagan Raya.
Suswandi mengungkapkan, pada tahun 2025, Kabupaten Selagan Raya telah menerima 5 unit traktor besar dan beberapa unit hand traktor, yang diharapkan dapat membantu meningkatkan efisiensi dalam proses penanaman padi.
Dukungan alat pertanian ini diharapkan dapat mendorong peningkatan hasil panen dan, pada gilirannya diikuti meningkat pula kesejahteraan masyarakat petani.
Dengan berbagai upaya dan dukungan yang ada, diharapkan produktivitas padi di Kabupaten Mukomuko dapat meningkat, sehingga mampu bersaing dengan daerah lain di dalam kabupaten.
“Kami ucapkan terima kasih kepada Pak Bupati dan jajaran Pemkab Mukomuko yang selama ini sudah memberikan perhatian kepada petani kami, sawah kami. Dan khusus hari ini sebuah kehormatan bagi kami masyarakat Selagan Raya, Pak Bupati bisa hadir langsung pada acara doa bersama ini,” demikian Suswandi mewakili Kades dan masyarakat Selagan Raya. (Api)




Tinggalkan Balasan