MMA – Tanggal 25 Februari merupakan hari bersejarah bagi Kabupaten Mukomuko. Pada tanggal 25 Februari disahkannya Undang-undang Nomor 3 Tahun 2023 yang menjadi landasan hukum pembentukan Kabupaten Mukomuko bersama 2 kabupaten lain yakni Seluma dan Kaur.
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) bersama DPRD Mukomuko bersepakat peringatan hari jadi Kabupaten Mukomuko diperingati setiap tanggal 25 Februari.
Hal itu tertuang dalam Perda Nomor 3 Tahun 2008. Pada tahun 2026 ini, usia Kabupaten Mukomuko genap 23 tahun (2003-2026) menjadi daerah otonom.
Dan pada Rabu, 25 Februari 2026, Pemkab menggelar Upacara Bendera dalam rangka memperingati hari jadi ke-23 Kabupaten Mukomuko.
Meski upacara dilaksanakan dalam suasana puasa bulan Ramadhan, upacara bendera HUT Kabupaten Mukomuko tahun 2026 tetap berjalan lancar dan khidmat.
Hebatnya lagi, 9 Paskibra dari putra putri Kapung Sati Ratau Batuah sukses mengibarkan bendera tanpa hambatan, sekalipun dalam kondisi berpuasa.
Upacara bendera ini dihadiri Asisten 3 Setdaprov Bengkulu, Nandar Munadi yang mewakili Gubernur Bengkulu.
Turut hadir para pejabat dan anggota DPRD dari kabupaten tetangga. Hadir pula para dari unsur Forkopimda, instansi vertikal, pejabat di lingkungan Pemkab, Kades, Organisasi Kemasyarakatan, organisasi wanita dan lainnya.
Secara khusus, Pemkab Mukomuko mengundang para pejuang pemekaran, para presidium pemekaran, tokoh adat dan tokoh masyarakat Mukomuko.
Bupati Mukomuko, H. Choirul Huda, SH bertidak sebagai inspektur upacara (Irup). Dalam amanatnya, ia mengucapkan terimakasih kepada para pejuang dan presidium pemekaran.
Kata bupati, berkat perjuangan panjang mereka, wilayah mulai dari Air Rami sampai Lubuk Pinang bisa menjadi daerah otonom bernama Kabupaten Mukomuko.
Bupati Huda menuturkan, bahwa perjuangan pemekaran sebauh daerah bukan sekedar ingin menjadi sebuah daerah otonomi belaka.
Namun yang melatarbelakangi perjuangan itu, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Selama 23 tahun, Kabupaten Mukomuko sudah mengarungi lika-liku dan berbagai dinamika.
Namun gerak pembangunan terus dilakukan secara berkelanjutan. Estafet kepemimpinan tidak mengubah arah pembangunan. Tujuannya tetap sama. Demi Mukomuko yang lebih maju, dan masyarakatnya lebih sejahtera.
“Kami juga, atas nama pemerintah Mukomuko juga mengucapkan terimakasih kepada pejuang pemekaran, para pemimpin kita sebelumnya dan tentunya para mantan birokrat-birokrat yang sudah menjalankan roda pemerintahan dengan semangat sehingga Mukomuko sampai pada kemajuan sekarang ini,” ujarnya.
Di momen HUT ke-23 Kabupaten Mukomuko kali ini, Bupati mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk memaknainya sebagai momen memperkokoh kebersamaan, mengevaluasi yang sudah dilakukan sebagai landasan menelurkan ide dan karya yang inovatif agar laju pembangunan lebih cepat.
“Pembangunan daerah kita ini harus kita dayung bersama. Saya, pemerintah tidak mampu bekerja sendiri. Di momen HUT ini kita perkokoh kebersamaan dan sinergitas,” sampai Huda.
Sebagai tema HUT Mukomuko tahun ini “Bersatu Dalam Kerja, Berkarya Untuk Mukomuko Maju” sambung Huda.
Tidak lupa, Bupati Mukomuko mengucapkan selamat Hari Jadi ke-23 Kabupaten Mukomuko tahun 2026. Ia berharap kedepan Mukomuko bisa jauh lebih maju sesuai dengan yang diharapkan.
“Atas nama pemerintah, kami ucapkan selamat Hari Jadi ke-23 Kabupaten Mukomuko,” demikian Bupati. (ADV)




Tinggalkan Balasan