MMA – Masyarakat dari 10 desa di Kecamatan Selagan Raya, Kabupaten Mukomuko kembali sukses menggelar Liga PORSERA.

Ajang kompetisi olahraga khususnya sepak bola dan voli ini digelar setiap tahun pada bulan Syawal tahun hijriah, atau pada momen Idul Fitri.

Liga PORSERA tahun 2026 ini dibuka secara resmi pada 1 Syawal alias hari pertama Idul Fitri, dan resmi ditutup pada hari Ahad, 5 April 2026.

Untuk sepak bola, laga final mempertemukan juara bertahan Kesebelasan GM Portal Desa Talang Buai bentrok dengan Darah Muda Desa Sungai Gading.

Darah Muda Sungai Gading bermain impresif pada babak pertama. Serangan mereka beberapa kali membahayakan gawang juara bertahan GM Portal Talang Buai. Namun sampai peluit panjang babak pertama hasil masih skor kacamata.

Masuk babak kedua, GM Portal Talang Buai melakukan perombakan pemain. Jurus itu terbukti jitu. Aliran bola lebih sering mengalir ke mulut gawang Darah Muda Sungai Gading.

Kedua kesebelasan sama-sama ngotot. Darah Muda ingin merebut piala bergilir Liga PORSERA. Sementara GM Portal masih ambisius Ingin kembali merumahkan Piala bergilir PORSERA untuk tiga kali beruntun.

Sayangnya, hingga wasit meniup peluit panjang babak kedua, skor tetap 0-0. Pertandingan langsung lanjut adu pinalti.

Pada tahun 2026 ini, keberuntungan tampaknya berpihak pada Darah Muda Sungai Gading.

Empat orang eksekutor pinalti GM Portal gagal merobek gawang Darah Muda. Sementara pemain Darah Muda sukses mengeksekusi 3 tendangan yang berbuah gol.

Dengan demikian, Darah Muda Sungai Gading keluar sebagai juara Liga PORSERA tahun 2026/1447 hijiriah.

Berikut para juara Liga PORSERA tahun 2026:

Juara 1: Darah Muda Sungai Gading
Juara 2: GM Portal Talang Buai
Juara 3: Gagak Hitam Sungai Ipuh 1
Juara 4: Cagak Sungai Gading

Anggota DPRD Kabupaten Mukomuko, Hendri Darta selaku sponsor utama hadir langsung pada laga final sekaligus penutupan Liga PORSERA tahun 2026.

Sebagai putra Selagan Raya, ia merasa bangga Liga PORSERA masih tetap bertahan dan dapat digelar setiap tahun.

Ia mengucapkan terimakasih kepada semua pihak, terlebih lagi para pemuda dan tentunya APDESI Selagan Raya yang sudah mensukseskan Liga PORSERA setiap tahun.

“Liga PORSERA ini adalah kebanggaan kita, kebanggaan masyarakat Selagan Raya yang harus kita pertahankan. Ini wadah silaturrahmi yang kita balut dalam ajang kompetisi,” ucap Hendri.

“Kami juga ucapkan selamat kepada para juara. Tahun depan kita lanjutkan kompetisi yang membanggakan ini,” demikian Hendri sembari menutup kegiatan secara resmi.

Kades Sungai Ipuh, Murzan menuturkan, Liga PORSERA ini sudah berlangsung puluhan tahun. Bahkan sebelum Kabupaten Mukomuko mekar.

Seingatnya, sejak ia kecil Liga PORSERA sudah ada. Dan sekarang ia sudah lebih 40 tahun, kompetisi olahraga ini masih bertahan.

“PORSERA mungkin Liga tertua di Kabupaten Mukomuko yang tidak pernah absen setiap tahun. Kami berharap kedepan ada dukungan Pemda maupun KONI,” ujar Murzan.

KONI Mukomuko hadir pada laga final sekaligus acara penutupan Liga PORSERA tahun 2026.

Ketum KONI Mukomuko, Novri Ardiantasari melalui Sekum, Novles Kurniawan menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Selagan Raya yang rutin menggelar kompetisi ini.

Menurut Novles, untuk memajukan olahraga, kompetisi tingkat kecamatan seperti Liga PORSERA ini penting dilaksanakan secara rutin.

“Terus terang, Liga PORSERA ini bukan saja kebanggaan masyarakat Selagan, kami KONI Mukomuko juga bangga dan kami sangat mengapresiasi,” kata Novles.

Novles mengatakan, untuk tahun mendatang, KONI Mukomuko akan berupaya memberikan dukungan lebih besar pada penyelenggaraan Liga PORSERA ini.

“Sekali lagi terimakasih kepada seluruh lapisan masyarakat Selagan Raya, terimakasih kepada Panitia Liga PORSERA dan kami ucapkan selamat kepada pemenang, ” demikian Novles. (Ari)