MMA – Perwira tinggi TNI bintang tiga, Letjen. TNI. Kunto Arief Wibobowo, S.IP yang sekarang menjabat Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) pada hari Selasa, 17 Februari berkunjung ke Kabupaten Mukomuko, tepatnya ke Makodim 0428.

Lenjen. Kunto disambut langsung Bupati Mukomuko, H. Choirul Huda, SH; Dandim 0428, Letkol. Inf. Yokki Firmansyah, Kapolres Mukomuko, AKBP. Riky Crisma Wardana, S.IK serta pejabat instansi vertikal lainnya.

Untuk diketahui, Letjen. Kunto Arief merupakan putra dari Try Sutrisno, Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia periode 1993-1998.

Try Sutrisno purnawirawan TNI AD berpangkat Jendral bintang empat yang juga pernah menjabat Panglima ABRI di era Presiden Suharto.

Pertemuan Singkat

Pertemuan Letjen Kunto Arief dengan pejabat daerah di Mukomuko tidak begitu lama. Ia datang sekitar pukul 17.00 WIB di Makodim 0428. Selepas shalat magrib ia dan rombongan sudah bertolak melanjutkan perjalanan ke Sumatera Barat.

Kendati pertemuannya singkat, Letjen. Kunto mengatakan pertemuannya dengan Bupati Mukomuko serta pejabat lain di daerah ini cukup penting.

Sebab, informasi di daerah masing-masing sangat dibutuhkan dalam misi tugas yang sedang ia jalankan saat ini.

“Saya ucapkan terima kasih atas sambutan Pak bupati, Dandim dan pejabat, dan seluruh masyarakat Kabupaten Mukomuko,” ucap Letjen. Kunto.

Misi Pemetaan Latihan Gabungan

Ketika diwawancarai usai pertemuan, ia menerangkan kalau dirinya bersama rombongan tengah melakukan pemetaan daerah rawan bencana.

Pemetaan ini dilakukan sebagai persiapan latihan gabungan dalam memperkuat kesiapsiagaan penanggulangan bencana.

Letjen. Kunto Arief bersama rombongan berencana menelusuri pesisir pulau Sumatera yang berhadapan langsung dengan Samudera Hindia.

Sebelum tiba di Mukomuko, ia bersama rombongan sudah meninjau langsung abrasi yang menggerus daratan di wilayah Bengkulu Utara dan wilayah Mukomuko.

“Jadi ini bagian dari pra latihan gabungan. Kita lakukan pemetaan terlebih dulu,” ujarnya.

Sampaikan Pesan untuk Prajurit

Sebagai perwira tinggi TNI, Letjen. TNI berpesan bagi seluruh prajurit dan anggota Polri di daerah ini untuk teguh menjaga kekompakan.

Katanya, TNI dan Polri lahir dari masyarakat dan hingga kini merupakan bagian dari masyarakat.

Ia berharap, prajurit-prajurit tidak terpengaruh oleh upaya-upaya pemecahbelahan yang dilakukan pihak tidak bertanggung jawab. Persatuan seluruh kalangan adalah nyawa dari NKRI.

“Termasuk wartawan, jaga kekompakan, rawat persatuan bangsa, terus jalin sinergi, ya,” pesan Letjen. Kunto Arief.

“Oke, ya. Saya pamit. Terima kasih semua. Mohon doanya agar kami selamat, perjalanan lancar sampai akhir,” pungkasnya. (Api)