MMA – seluruh kursi eselon II atau jabatan pimpinan tinggi (JPT) Pratama di lingkungan Pemkab Mukomuko sekarang semuanya terisi.

Usai Bupati Mukomuko, H. Choirul Huda, SH melantik 10 pejabat hasil lelang pada hari Senin, 12 Januari 2026 lalu, sebanyak 35 kursi eselon II terisi oleh pejabat defenitif.

Penting bagi masyarakat apalagi yang kerap berurusan dengan pemerintah mengenal nama pejabat khususnya tingkat pimpinan tinggi di lingkungan Pemkab Mukomuko.

 

Maka berikut ini nama 35 pejabat eselon II di lingkungan Pemkab Mukomuko:

1. Sekda – Marjohan

2. Asisten 1 – Bakhtiar Sofiyan

3. Asisten 2 – Ramdani

4. Asisten 3 – Ali Muchsin

5. Staf Ahli Bupati – Epi Mardiani

6. Staf Ahli Bupati – Eva Tri Rosanti

7. Staf Ahli Bupati – Pitriyani

8. Inspektur Inspektorat – Winarto

9. Sekwan – Agus Sumarman

10. Kepala BKPSDM – Winarno

11. Kepala Bapperida – Singgih Pramono

12. Kepala BKD – Haryanto

13. Kepala Badan Kesbangpol – M. Arpi

14. Kepala Dinas PUPR – Apriansyah

15. Kepala Dinas Perkim – Suryanto

16. Kepala Dinas Dukcapil – Epin Masyuardi

17. Kepala Disparpora – Ujang Selamat

18. Kepala Dinas Pertanian – Hari Mustamam

19. Kepala Dinas PMD – Junaidi

20. Kepala Dinas Kesehatan – Jajad Sudrajat

21. Kepala Dinas P2KBP3A – Bustam Bustomo

22. Kepala Dinas Sosial – Faizal Amir

23. Kepala Dinas Kominfo – Agus Harvinda

24. Kepala Dinas LH – Budi Yanto

25. Kepala Dinas Satpol-PP – Jodi

26. Kepala Dinas Perindagkop-UKM – Syafriadi

27. Kepala Dinas Dikbud – Arni Gusnita

28. Kepala Dinas Perikanan – Rahmad Hidayat

29. Kepala Dinas PMPTSP – Aida Mehawani

30. Kepala Dinas Nakertrans – Nurdiana

31. Kepala Dinas Perhubungan – Novria Eka Putra

32. Kepala Dinas Damkar – Juni Kurniadiana

33. Kepala Dinas Kearsipan dan Perpusda – Apriansyah

34. Kepala Dinas Ketahanan Pangan – Elxandi Utria Dharma

35. Kepala Pelaksana BPBD – Ruri Irwandi

Ketika dikonfirmasi, Bupati menegaskan kepada seluruh pejabat pimpinan tinggi pratama harus mampu melakukan eksekusi akhir program pemerintah yang telah disusun untuk kepentingan masyarakat.

Untuk itu, sampai bupati, para pejabat eselon II, mumpung awal tahun segera memetakan potensi rintangan yang bakal dihadapi. Lalu kemudian mencari solusi agar program tetap berjalan.

“Ketika kita sudah paham tugas dan tantangan, kita bisa menjelaskan dengan staf jajaran. Lalu, kalau nanti menghadap saya menyampaikan permasalahan, siapkan solusi sekalian,” kata Huda menekankan.

“Jangan nanti minta petunjuk sanak, petunjuk sini, muter-muter program gak juga dijalankan, tidak dieksekusi. Pemimpin tidak begitu,” sambungnya.

Kemudian, Bupati Huda benar-benar menekankan sinergitas seluruh pejabat Pemkab Mukomuko kedepan. Sebagaimana visi Kabupaten Mukomuko sekarang ini “Kerja Bersama Menuju Mukomuko Maju”.

“Kuncinya kerja bersama. Semua jajaran ini merupakan satu tim yang bisa saling berkomunikasi,” demikian Bupati.