MMA – Peristiwa mengejutkan kembali terjadi di Kabupaten Mukomuko, Bengkulu. Seekor harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) dilaporkan ditemukan mati di Desa Bukit Makmur, Kecamatan Penarik, pada Jumat pagi.

Kejadian ini menambah daftar kasus kematian satwa dilindungi di wilayah tersebut, setelah sebelumnya dua ekor gajah Sumatera ditemukan mati di Kecamatan Sungai Rumbai sehari sebelumnya.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, bangkai harimau jantan berukuran besar itu pertama kali ditemukan oleh warga di sekitar kebun warga. Kondisinya sudah tidak bernyawa saat ditemukan, sehingga memicu kehebohan di tengah masyarakat setempat.

Warga kemudian segera melaporkan temuan tersebut kepada pihak kepolisian. Tak berselang lama, aparat bersama tim gabungan langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan awal.
Harimau Sumatera Mati Misterius di Mukomuko, Polisi Lakukan Penyelidikan Mendalam

Kapolres Mukomuko, AKBP Riky Crisma Wardana, mengungkapkan bahwa pihaknya telah melakukan langkah cepat dengan menurunkan tim ke lokasi guna melakukan evakuasi serta penyelidikan.

“Kami bersama tim terkait sudah berada di lokasi untuk melakukan pemeriksaan awal dan mengumpulkan data yang diperlukan,” jelasnya.

Saat ini, penyebab kematian harimau Sumatera tersebut masih belum dapat dipastikan. Aparat masih melakukan pendalaman guna mengungkap apakah terdapat unsur perburuan, konflik dengan manusia, atau faktor lainnya.

Kasus ini menjadi perhatian serius karena harimau Sumatera merupakan satwa endemik yang populasinya kian terancam. Diperlukan sinergi semua pihak untuk menjaga kelestarian habitat serta mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.