Mukomuko-mangimbau.com – Berbading terbalik dengan tren nasional yang jumlah santri masuk pondok pesantren turun drastis, kondisi di regional Kabupaten Mukomuko justru sebaliknya.

Berdasarkan data Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Mukomuko, jumlah santri terus meningkat kurun waktu 4 tahun terakhir (2023 sampai 2026).

Kepala Kantor Kemenag Mukomuko, Widodo menuturkan, jika melihat data dari tahun 2023 sampai 2026, rata-rata kenaikan jumlah santri masuk pondok pesantren yaitu 6,55 persen setiap tahun.

Data ini membuktikan bahwa pondok pesantren masih menjadi lembaga pendidikan yang memikat bagi warga Kabupaten Mukomuko dan sekitarnya.

Jumlah Santri di Mukomuko Terus Meningkat, Pondok Pesantren Semakin Memikat

Lonjakan tertinggi kata Widodo, terjadi pada tahun 2024. Jika dibandingkan dengan tahun tahun 2023, total santri ditahun 2024 naik sampai 9,40 persen.

“Tahun 2023, total santri itu mencapai 2.127 santri, pada tahun 2024 naik menjadi 2.327 orang,” ungkap Widodo kepada Mukomuko Mangimbau.

“Setiap tahun terus naik. Dan terhitung tahun ajaran baru tahun 2026, total santri di Mukomuko mencapai 2.573 orang,” sambungnya.

Menurut Widodo, tren positif orang mau nyantri ini didukung beberapa faktor. Diantaranya, kepercayaan terhadap kualitas pendidikan pesantren semakin dipercaya, yang diikuti peningkatan kualitas layanan pendidikan di masing-masing pondok.

Kemudian yang tak kalah penting ungkap Widodo, kesadaran orang tua akan pentingnya pendidikan agama bagi anaknya juga menjadi faktor pendongkrak naiknya angka jumlah santri di Mukomuko.

“Dukungan pemerintah dan masyarakat terhadap pengembangan pesantren juga menjadi faktor orang masih banyak nyantri di Mukomuko,” papar Kakan Kemenag.

Kantor Kemenag Mukomuko kedepan terus mendorong pondok pesantren untuk bertransformasi; memperkuat kualitas pendidikan, teknologi, dan keterampilan santri namun tetap mengedepankan nilai-nilai ke-Islaman.

“Transformasi pondok pesantren ini mesti dilakukan agar relevan dengan zaman dan terus diminati. Tapi tidak meninggalkan ruh pondok yaitu nilai keIslaman,” pungkas Widodo.