MMA – Pemerintah Desa (Pemdes) Ranah Karya, Kecamatan Lubuk Pinang, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan di tingkat desa. Pada tahun anggaran 2026, Pemdes setempat mengalokasikan Dana Desa (DD) untuk program penanaman padi sawah sebagai langkah strategis memanfaatkan potensi wilayah.

Program ini dilaksanakan melalui Tim Pelaksana Kegiatan Khusus (TPKK) dengan mempertimbangkan kondisi geografis desa yang mayoritas merupakan area persawahan produktif. Upaya ini dinilai tepat sasaran dalam mendukung ketersediaan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Tak tanggung-tanggung, luas lahan yang digarap dalam program ketahanan pangan tersebut mencapai sekitar 7 hektare. Penanaman padi ini diharapkan mampu memberikan hasil optimal serta mendorong produktivitas pertanian warga.

Kepala Desa Ranah Karya, Arman Jaya menyampaikan, bahwa program ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah desa dalam memanfaatkan Dana Desa secara produktif dan berkelanjutan.

“Program ketahanan pangan ini kita arahkan pada sektor yang memang menjadi potensi unggulan desa, yakni persawahan. Harapannya, selain meningkatkan produksi padi, juga bisa berdampak langsung pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Arman.

Lanjutnya, untuk program ini sendiri sudah mulai dilaksanakan, yakni penanaman. Suksesnya program ini diperlunya keterlibatan masyarakat, mulai dari proses pengolahan lahan hingga masa panen nantinya. Karena adanya peran dari masyarakat dalam program ini menjadi kunci keberhasilan.

Melalui program ini juga, ia berharap desa tidak hanya mampu memenuhi kebutuhan pangan secara mandiri, tetapi juga berkontribusi dalam mendukung ketahanan pangan di tingkat daerah.

“Dengan ini saya mengajak masyarakat desa bersama-sama mendukung program pembangunan desa, terutama program ketahanan pangan,” pungkas Kades. (Api)