MUKOMUKO – Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Kabupaten Mukomuko mencatat sebanyak 11 kasus kebakaran terjadi di berbagai wilayah sepanjang tahun 2026. Sebagian besar peristiwa tersebut dipicu oleh korsleting atau hubungan arus pendek listrik.

Menyikapi masih terjadinya kasus kebakaran, Disdamkarmat mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan dan menerapkan langkah-langkah pencegahan sejak dini untuk meminimalkan risiko kebakaran yang dapat mengakibatkan kerugian harta benda maupun mengancam keselamatan jiwa.

Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Mukomuko, Juni Kurnia Diana, mengatakan pihaknya terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sebagai upaya menekan angka kejadian kebakaran di wilayah tersebut.

“Sebagian besar penyebab kebakaran yang terjadi masih didominasi oleh korsleting listrik. Karena itu kami terus mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati dalam menggunakan instalasi maupun peralatan listrik di rumah,” ujarnya.

Menurutnya, pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk mengurangi risiko kebakaran. Masyarakat diimbau membiasakan mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, memastikan instalasi listrik dalam kondisi layak, serta menjauhkan bahan-bahan yang mudah terbakar dari sumber api.

Selain itu, Disdamkarmat juga mengajak masyarakat untuk segera melaporkan apabila menemukan potensi kebakaran maupun kejadian kebakaran agar petugas dapat bergerak cepat melakukan penanganan.

Dengan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pentingnya pencegahan, Disdamkarmat berharap jumlah kasus kebakaran di Kabupaten Mukomuko dapat ditekan sehingga tercipta lingkungan yang lebih aman dan terhindar dari bencana kebakaran. (Arie)