MUKOMUKO-MANGIMBAU.COM – SeaBank 2026 kembali menarik perhatian pengguna bank digital di Indonesia dengan kombinasi bunga tabungan 2,5 persen per tahun, bunga deposito hingga 6 persen per tahun, bebas biaya administrasi bulanan serta fasilitas transfer gratis hingga 100 kali dalam satu bulan.
Di tengah persaingan bank digital yang semakin ketat, SeaBank 2026 tidak hanya mengandalkan bunga simpanan. Bank ini juga menyediakan layanan transfer antarbank, pembayaran QRIS, top up dompet digital, deposito digital dan pengaturan limit transaksi langsung melalui aplikasi.
Berdasarkan informasi pada situs resmi SeaBank Indonesia, bunga tabungan digital yang berlaku saat ini tercantum sebesar 2,5 persen per tahun. Sementara deposito digital menawarkan tingkat bunga hingga 6 persen per tahun.
SeaBank juga mencantumkan fasilitas bebas biaya administrasi bulanan serta transfer gratis hingga 100 kali per bulan.
Meski demikian, nasabah sebaiknya tidak hanya terpaku pada angka bunga. Ada sejumlah hal penting yang perlu diperhatikan, mulai dari tenor deposito, ketentuan transfer gratis, biaya top up, limit transaksi hingga ketentuan penjaminan simpanan oleh Lembaga Penjamin Simpanan atau LPS.
SeaBank 2026 Tawarkan Bunga Tabungan 2,5 Persen per Tahun
Salah satu daya tarik SeaBank 2026 berasal dari produk tabungan digitalnya.
Melalui halaman resmi Tabungan SeaBank, perusahaan mencantumkan suku bunga tabungan sebesar 2,5 persen per tahun atau p.a.
Berbeda dengan tabungan berjangka, saldo tabungan dapat ditarik sesuai kebutuhan dan tidak mensyaratkan saldo minimum sebagaimana informasi produk yang ditampilkan SeaBank.
Keunikan lain yang ditawarkan adalah pembayaran bunga setiap hari.
SeaBank menyebut perhitungan dan pembayaran bunga tabungan dilakukan harian. Dengan mekanisme ini, nasabah dapat melihat penambahan bunga secara berkala pada rekeningnya tanpa harus menunggu akhir bulan.
Namun bunga 2,5 persen tersebut merupakan bunga tahunan, bukan bunga harian sebesar 2,5 persen. Nilai bunga harian merupakan hasil perhitungan berdasarkan tingkat bunga tahunan dan saldo yang memenuhi ketentuan bank.
Deposito SeaBank 2026 Tembus hingga 6 Persen per Tahun
Produk yang menawarkan tingkat bunga lebih tinggi adalah deposito digital.
Berdasarkan informasi resmi Deposito SeaBank, nasabah dapat memulai penempatan deposito dengan dana minimal Rp1 juta.
Untuk deposito SeaBank 2026, tersedia pilihan jangka waktu 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan hingga 12 bulan.
Ringkasan Informasi Produk dan Layanan atau RIPLAY SeaBank yang diterbitkan pada 2026 mencantumkan ilustrasi tingkat bunga sebagai berikut:
- Tenor 1 bulan: 4,25 persen p.a.
- Tenor 3 bulan: 5,25 persen p.a.
- Tenor 6 bulan: 5,75 persen p.a.
- Tenor 12 bulan: 6,00 persen p.a.
Dengan demikian, tingkat bunga maksimal 6 persen berlaku pada ilustrasi tenor 12 bulan yang tercantum dalam dokumen produk SeaBank.
Nasabah tetap perlu memeriksa bunga yang muncul pada aplikasi ketika membuka deposito karena suku bunga produk dapat berubah mengikuti kebijakan bank.
Deposito Rp100 Juta Bisa Menghasilkan Bunga Bruto Rp6 Juta
RIPLAY resmi deposito juga memberikan contoh yang menarik untuk memahami mekanisme bunga.
Dalam simulasi deposito Rp100 juta dengan tenor 12 bulan dan bunga 6 persen per tahun, bunga bruto yang tercantum mencapai sekitar Rp6 juta ketika jatuh tempo.
Namun bunga deposito dikenakan pajak sesuai ketentuan perpajakan yang berlaku.
Dalam contoh tersebut, pajak bunga sebesar 20 persen menghasilkan pengurangan sekitar Rp1,2 juta sehingga estimasi bunga bersih yang diterima menjadi sekitar Rp4,8 juta.
Simulasi itu tidak berarti setiap deposito otomatis menghasilkan nominal yang sama. Besarnya bunga bergantung pada dana yang ditempatkan, tenor, tingkat bunga pada saat pembukaan serta periode penempatan.
SeaBank 2026 Berikan Transfer Gratis hingga 100 Kali per Bulan
Selain bunga, fasilitas transfer menjadi salah satu fitur yang menonjol pada SeaBank 2026.
SeaBank mencantumkan fasilitas transfer gratis hingga 100 kali per bulan.
Pada halaman Transfer dan E-Wallet SeaBank, transaksi transfer juga disebut dapat diproses secara real-time serta dilindungi menggunakan dua faktor autentikasi.
Kuota gratis transfer tersebut bisa menjadi menarik bagi pengguna yang cukup sering melakukan transfer antarbank dalam aktivitas sehari-hari.
Namun kata “hingga” tetap perlu diperhatikan. Ketentuan, kanal transaksi, kuota maupun syarat fasilitas dapat mengalami perubahan sehingga informasi pada aplikasi SeaBank sebaiknya menjadi acuan ketika transaksi dilakukan.
Bebas Biaya Admin, tetapi Tidak Semua Transaksi Gratis

Informasi biaya resmi SeaBank 2026 menunjukkan rekening digital tidak mengenakan sejumlah biaya dasar.
Berdasarkan halaman Biaya dan Bunga SeaBank, biaya pembukaan akun tercantum gratis, saldo awal minimum Rp0, saldo minimum bulanan Rp0, biaya administrasi gratis dan biaya penutupan rekening juga gratis.
Transfer antarrekening SeaBank juga tercantum gratis.
Namun penting dipahami bahwa bebas biaya administrasi bukan berarti seluruh layanan tidak dikenai biaya.
SeaBank saat ini mencantumkan struktur biaya top up e-wallet yang berbeda-beda.
- ShopeePay: gratis.
- DANA: Rp400.
- GoPay: Rp1.000.
- OVO: Rp1.000.
- LinkAja: Rp1.000.
- iSaku: Rp2.500.
Biaya tersebut dapat berubah sehingga nasabah tetap perlu memeriksa halaman konfirmasi sebelum menyelesaikan top up.
Limit Transfer SeaBank 2026 Bisa Mencapai Ratusan Juta Rupiah
Dari sisi transaksi, SeaBank 2026 menyediakan limit yang relatif besar untuk sejumlah jenis transfer.
Pada daftar biaya dan limit resminya, transfer ke rekening SeaBank lain dapat dilakukan mulai Rp1 dengan batas maksimum per transaksi hingga Rp500 juta.
Batas maksimal harian untuk transaksi sesama SeaBank dapat mencapai Rp1 miliar sesuai ketentuan yang ditampilkan bank.
Sementara transfer ke bank lain melalui RTOL memiliki batas maksimal hingga Rp250 juta per transaksi. Untuk SKN, batas maksimal per transaksi tercantum hingga Rp500 juta.
SeaBank juga memungkinkan pengguna mengatur limit tertentu langsung dari aplikasi.
Melalui menu Pengaturan Limit dan Pembayaran, nasabah dapat menyesuaikan limit transfer sesama SeaBank, transfer ke bank lain dan layanan pembayaran sesuai opsi yang tersedia.
Pengaturan limit ini memiliki fungsi penting dari sisi keamanan. Pengguna yang sehari-hari hanya bertransaksi dalam nominal kecil tidak harus mempertahankan batas transaksi pada nilai maksimum.
SeaBank 2026 Sudah Mendukung Pembayaran QRIS
Fitur lain yang tersedia pada SeaBank 2026 adalah pembayaran menggunakan QRIS.
Pada panduan pembayaran QRIS SeaBank, pengguna dapat membuka aplikasi, memilih tombol QRIS kemudian memindai kode QR milik merchant.
Setelah kode terbaca, pengguna memasukkan atau memeriksa nominal, melakukan konfirmasi dan memasukkan PIN untuk menyelesaikan transaksi.
SeaBank juga menyediakan mekanisme pemindaian melalui kamera maupun pemilihan gambar QR dari album sesuai fitur yang tersedia.
Kehadiran QRIS membuat rekening bank digital tidak hanya berfungsi untuk menyimpan dana dan transfer, tetapi juga dapat digunakan untuk pembayaran transaksi harian.
Apakah SeaBank 2026 Aman?
Pertanyaan mengenai keamanan kerap muncul ketika masyarakat mempertimbangkan penggunaan bank digital.
Menurut keterangan resmi perusahaan, PT Bank SeaBank Indonesia berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan dan Bank Indonesia serta merupakan peserta program penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan.
Dari sisi aplikasi, halaman keamanan SeaBank menjelaskan penggunaan verifikasi dua langkah dan sistem enkripsi untuk membantu mencegah akses tanpa izin serta mendeteksi aktivitas mencurigakan.
Pengguna juga dapat mengatur PIN, password serta Face ID atau Touch ID melalui bagian keamanan akun.
Meski demikian, keamanan bank tidak menghilangkan kewajiban nasabah menjaga perangkat dan informasi pribadi.
PIN, password dan OTP tidak boleh diberikan kepada siapa pun. Pengguna juga sebaiknya tidak menggunakan PIN mobile banking yang sama dengan PIN layar ponsel serta menghindari tautan yang mengatasnamakan bank tetapi berasal dari sumber yang tidak resmi.
SeaBank Peserta LPS, tetapi Bunga Deposito 6 Persen Perlu Dipahami
Ini merupakan bagian yang penting dalam menilai SeaBank 2026.
SeaBank menyatakan perusahaan merupakan peserta penjaminan LPS dan maksimum nilai simpanan yang dijamin LPS adalah Rp2 miliar per nasabah per bank.
Namun status bank sebagai peserta LPS tidak berarti seluruh simpanan otomatis memenuhi syarat penjaminan tanpa melihat ketentuan lainnya.
Dalam Peraturan LPS mengenai Program Penjaminan Simpanan, salah satu kriteria penting berkaitan dengan tingkat bunga simpanan yang diterima nasabah.
LPS menjelaskan bahwa nasabah dapat dikategorikan memperoleh keuntungan tidak wajar apabila menerima tingkat bunga melebihi maksimum Tingkat Bunga Penjaminan yang ditetapkan LPS.
Karena itu, tawaran deposito dengan bunga tinggi tidak boleh langsung diasumsikan seluruhnya memenuhi kriteria penjaminan LPS.
Nasabah yang menjadikan perlindungan LPS sebagai pertimbangan utama perlu membandingkan bunga produk dengan Tingkat Bunga Penjaminan LPS yang sedang berlaku pada saat menempatkan dana.
Tingkat Bunga Penjaminan dapat berubah. Karena itu, lakukan pengecekan kembali melalui kanal resmi LPS sebelum membuka deposito.
Kinerja SeaBank pada Awal 2026 Juga Tumbuh
Selain melihat produk, perkembangan SeaBank 2026 dapat dilihat dari laporan keuangan bank.
Berdasarkan Laporan Keuangan Triwulan SeaBank periode 31 Maret 2026, total aset bank tercatat sekitar Rp49,72 triliun.
Pos tabungan tercatat sekitar Rp16,43 triliun, sedangkan deposito berada di kisaran Rp12,09 triliun.
Kredit yang diberikan tercatat sekitar Rp34,80 triliun.
Dari sisi laba, SeaBank mencatat laba bersih tahun berjalan sekitar Rp375,58 miliar pada kuartal pertama 2026.
Sebagai perbandingan, pada periode yang sama tahun sebelumnya laba bersih yang tercantum sekitar Rp96,74 miliar.
Data tersebut memberikan gambaran bahwa aktivitas bisnis bank masih berkembang, meskipun kinerja keuangan masa lalu tentu tidak menjadi jaminan terhadap kinerja bank pada masa depan.
Siapa yang Cocok Menggunakan SeaBank?
Dengan kombinasi bunga tabungan, deposito, QRIS dan transfer gratis, SeaBank 2026 dapat menjadi salah satu pilihan rekening transaksi digital bagi masyarakat yang sering menggunakan layanan perbankan melalui telepon pintar.
Pengguna yang sering melakukan transfer antarbank dapat memanfaatkan kuota transfer gratis selama masih tersedia sesuai ketentuan.
Pengguna yang menginginkan saldo fleksibel dapat mempertimbangkan tabungan dengan bunga harian, sedangkan dana yang tidak akan digunakan dalam periode tertentu dapat ditempatkan pada deposito sesuai tenor yang tersedia.
Namun pilihan bank sebaiknya tidak hanya berdasarkan bunga.
Pertimbangkan pula kebutuhan transaksi, akses layanan pelanggan, struktur biaya, keamanan perangkat, limit transaksi serta kebutuhan likuiditas.
Khusus deposito, pahami perbedaan antara tingkat bunga yang ditawarkan bank dan batas tingkat bunga yang menjadi salah satu syarat penjaminan LPS.
Apa yang Perlu Dicek Sebelum Menaruh Dana?
Sebelum menggunakan produk SeaBank 2026, nasabah sebaiknya memeriksa beberapa hal dasar.
Pertama, lihat bunga terbaru langsung pada aplikasi karena suku bunga dapat berubah.
Kedua, periksa tenor apabila ingin membuka deposito. Dana deposito memiliki karakter berbeda dari tabungan biasa sehingga sebaiknya menggunakan dana yang memang tidak dibutuhkan untuk pengeluaran dalam waktu dekat.
Ketiga, periksa Tingkat Bunga Penjaminan LPS jika perlindungan program penjaminan merupakan prioritas.
Keempat, baca biaya transaksi. Walaupun administrasi bulanan gratis, beberapa layanan seperti top up e-wallet tertentu memiliki biaya.
Kelima, atur limit transaksi sesuai kebutuhan dan aktifkan fitur keamanan perangkat.
Terakhir, hanya gunakan aplikasi serta kanal resmi SeaBank. Jangan memberikan PIN, OTP, password atau akses aplikasi kepada pihak yang menghubungi melalui pesan maupun telepon.
Kesimpulan
SeaBank 2026 menawarkan kombinasi layanan yang cukup kompetitif di industri bank digital Indonesia. Bunga tabungan saat ini tercantum sebesar 2,5 persen per tahun dan dibayarkan setiap hari, sementara deposito digital menawarkan bunga hingga 6 persen per tahun dengan minimum penempatan Rp1 juta.
SeaBank juga menawarkan bebas biaya administrasi bulanan dan transfer gratis hingga 100 kali per bulan, ditambah dukungan QRIS, top up e-wallet dan pengaturan limit transaksi melalui aplikasi.
Laporan keuangan per Maret 2026 menunjukkan total aset SeaBank mencapai sekitar Rp49,72 triliun dan laba bersih kuartal pertama sekitar Rp375,58 miliar.
Namun bunga tinggi tidak boleh menjadi satu-satunya pertimbangan. Nasabah perlu memahami biaya transaksi, tenor deposito, keamanan akun dan aturan penjaminan LPS.
SeaBank memang merupakan peserta LPS dengan batas maksimum nilai simpanan yang dijamin Rp2 miliar per nasabah per bank, tetapi kelayakan penjaminan tetap tunduk pada seluruh persyaratan LPS, termasuk ketentuan mengenai tingkat bunga.
Karena suku bunga bank dan Tingkat Bunga Penjaminan LPS dapat berubah, selalu lakukan pengecekan terhadap informasi terbaru sebelum menempatkan dana.



Tinggalkan Balasan