MUKOMUKO-MANGIMBAU.COM – QRIS Antarnegara 2026 semakin memperluas jangkauan pembayaran digital Indonesia. Sistem pembayaran berbasis QR tersebut kini terhubung dengan enam negara, membuka akses yang lebih praktis bagi masyarakat Indonesia untuk melakukan pembayaran ketika bepergian ke luar negeri menggunakan aplikasi pembayaran domestik yang mendukung layanan tersebut.
Perkembangan terbaru membuat QRIS tidak lagi identik hanya dengan pembayaran di warung, toko, restoran atau pusat perbelanjaan di Indonesia. Infrastruktur pembayaran yang dikembangkan Bank Indonesia bersama industri sistem pembayaran tersebut berkembang menjadi salah satu instrumen konektivitas pembayaran lintas negara.
Berdasarkan informasi terbaru pada halaman resmi QRIS Antarnegara Bank Indonesia, konektivitas pembayaran QR saat ini telah mencakup Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan dan Tiongkok.
Perluasan tersebut membuat wisatawan Indonesia dapat menggunakan aplikasi pembayaran domestik yang telah mendukung QRIS Antarnegara untuk melakukan transaksi di merchant yang kompatibel di negara tujuan.
Sebaliknya, wisatawan dari negara mitra juga dapat melakukan pembayaran di Indonesia menggunakan aplikasi pembayaran yang mendukung konektivitas tersebut.
QRIS Antarnegara 2026 Kini Menjangkau 6 Negara
Perjalanan QRIS menuju sistem pembayaran lintas negara berlangsung secara bertahap.
Thailand menjadi salah satu negara awal yang terhubung dengan Indonesia melalui pembayaran QR lintas negara. Implementasinya kemudian diperluas ke Malaysia dan Singapura.
Ekspansi berikutnya membawa QRIS keluar dari kawasan ASEAN.
Pada 17 Agustus 2025, Bank Indonesia secara resmi mengumumkan penggunaan QRIS di Jepang. Pada tahap awal, masyarakat Indonesia dapat menggunakan QRIS dengan memindai JPQR Global pada merchant yang telah mendukung layanan tersebut.
Ekspansi berlanjut pada 2026.
Indonesia dan Korea Selatan secara resmi meluncurkan konektivitas QR lintas negara pada 1 April 2026. Tidak lama kemudian, QRIS Antarnegara Indonesia–Tiongkok diluncurkan pada 30 April 2026.
Dengan perkembangan tersebut, jaringan QRIS Antarnegara saat ini mencakup:
- Thailand
- Malaysia
- Singapura
- Jepang
- Korea Selatan
- Tiongkok
Perluasan QRIS Antarnegara 2026 menunjukkan bahwa sistem pembayaran Indonesia semakin terhubung dengan ekosistem pembayaran regional dan internasional. Kehadiran enam negara tersebut juga memberikan lebih banyak pilihan transaksi kepada masyarakat Indonesia ketika bepergian ke luar negeri.
Namun pengguna perlu memahami bahwa dukungan aplikasi pembayaran dapat berbeda untuk setiap negara. Tidak semua aplikasi yang mendukung QRIS domestik otomatis dapat digunakan untuk seluruh transaksi QRIS Antarnegara.
Sebelum bepergian, pengguna sebaiknya memeriksa daftar penyedia jasa pembayaran yang mendukung negara tujuan melalui kanal resmi Bank Indonesia atau aplikasi bank dan dompet digital masing-masing.
QRIS Antarnegara 2026 Resmi Terhubung dengan Korea Selatan
Salah satu perkembangan penting tahun ini adalah konektivitas pembayaran Indonesia dengan Korea Selatan.
Melalui peluncuran resmi Bank Indonesia dan Bank of Korea pada 1 April 2026, masyarakat Indonesia dapat melakukan pembayaran di Korea Selatan menggunakan QRIS melalui aplikasi domestik yang telah mendukung layanan tersebut.
Melalui konektivitas QRIS Antarnegara 2026, pengguna Indonesia yang memiliki aplikasi pembayaran pendukung dapat melakukan pembayaran pada merchant Korea Selatan yang telah masuk dalam jaringan pembayaran lintas negara.
Transaksi dilakukan menggunakan mata uang lokal kedua negara sehingga proses pembayaran menjadi lebih praktis tanpa pengguna harus terlebih dahulu melakukan penukaran uang tunai untuk setiap transaksi.
Kerja sama tersebut juga didukung kerangka Local Currency Transaction atau LCT antara Indonesia dan Korea Selatan yang telah berlaku sejak September 2024.
Bank Indonesia menilai interkoneksi tersebut dapat membantu mengurangi beban konversi valuta asing dan biaya transaksi sekaligus mendukung kegiatan perdagangan, pariwisata serta konsumsi antara kedua negara.
Di Korea Selatan, standar yang terhubung antara lain Seoul Pay dan Jeju Pay. Namun ketersediaannya tetap bergantung pada merchant dan penyedia aplikasi yang berpartisipasi.
QRIS Antarnegara 2026 Resmi Meluas hingga Tiongkok
Perluasan jaringan ke Tiongkok memiliki arti strategis karena besarnya hubungan perdagangan dan pariwisata kedua negara.
Sebelum implementasi penuh, Indonesia dan Tiongkok telah menjalankan uji coba terbatas konektivitas QR lintas negara yang melibatkan Bank Indonesia, People’s Bank of China, Asosiasi Sistem Pembayaran Indonesia dan UnionPay International.
Bank Indonesia kemudian memasukkan peluncuran QRIS Antarnegara Indonesia–Tiongkok pada 30 April 2026 sebagai bagian dari penguatan digitalisasi sistem pembayaran nasional.
Masuknya Tiongkok memperkuat posisi QRIS Antarnegara 2026 sebagai salah satu instrumen pembayaran lintas batas Indonesia yang terus berkembang di kawasan Asia.
Dengan masuknya Tiongkok, QRIS semakin berkembang dari sistem pembayaran nasional menjadi infrastruktur yang memiliki konektivitas dengan beberapa pasar penting di Asia.
Bagi masyarakat, perkembangan ini berpotensi mengurangi ketergantungan terhadap uang tunai ketika melakukan perjalanan ke negara yang telah mendukung QRIS Antarnegara.
Namun sekali lagi, pengguna tetap harus memeriksa aplikasi dan merchant yang telah mendukung layanan tersebut sebelum mengandalkannya sebagai metode pembayaran utama selama perjalanan.
Bagaimana Cara Menggunakan QRIS Antarnegara 2026?

Penggunaan QRIS Antarnegara 2026 pada dasarnya dibuat tetap sederhana agar masyarakat tidak perlu mempelajari mekanisme pembayaran yang sepenuhnya berbeda ketika berada di negara tujuan.
Mekanisme penggunaan QRIS Antarnegara dirancang agar tetap familiar bagi pengguna Indonesia.
Secara umum, pengguna membuka aplikasi pembayaran domestik yang telah mendukung QRIS Antarnegara, kemudian menggunakan fitur pemindaian QR.
Di negara tujuan, pengguna memindai kode QR dari merchant yang telah terhubung dengan sistem pembayaran lintas negara.
Nominal biasanya dimasukkan atau ditampilkan dalam mata uang negara tujuan.
Sistem kemudian menampilkan informasi transaksi termasuk nilai ekuivalen dalam rupiah sesuai mekanisme konversi yang berlaku.
Pengguna harus memeriksa nama merchant dan nominal sebelum menyetujui pembayaran.
Setelah informasi dipastikan benar, transaksi dikonfirmasi menggunakan PIN atau metode autentikasi yang diterapkan oleh aplikasi.
Secara sederhana alurnya dapat dirangkum sebagai berikut:
- Buka aplikasi bank atau pembayaran yang mendukung QRIS Antarnegara.
- Pilih fitur QRIS atau pemindaian QR.
- Scan kode QR merchant di negara tujuan.
- Periksa nominal dalam mata uang lokal dan ekuivalen rupiah.
- Periksa nama merchant.
- Masukkan PIN atau autentikasi.
- Pastikan transaksi dinyatakan berhasil sebelum meninggalkan merchant.
Walaupun prosesnya sederhana, tampilan dan langkah spesifik dapat berbeda bergantung pada aplikasi yang digunakan.
Tidak Semua Aplikasi QRIS Bisa Dipakai di Semua Negara
Hal ini penting diperhatikan sebelum masyarakat bepergian.
Kemampuan membayar menggunakan QRIS di Indonesia tidak otomatis berarti aplikasi tersebut mendukung transaksi di Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan maupun Tiongkok.
Bank Indonesia menyediakan daftar penyedia jasa pembayaran yang mendukung QRIS Antarnegara untuk masing-masing negara.
Daftar tersebut dapat berkembang seiring bertambahnya peserta baru.
Sebagai contoh, halaman QRIS Antarnegara Bank Indonesia mencantumkan berbagai bank dan penyedia pembayaran Indonesia pada konektivitas Korea Selatan maupun Tiongkok, tetapi implementasi sejumlah peserta dapat dilakukan secara bertahap.
Karena itu, pengecekan sebaiknya dilakukan beberapa hari sebelum keberangkatan, bukan ketika pengguna sudah berada di kasir luar negeri.
Metode pembayaran cadangan seperti kartu debit, kartu kredit atau uang tunai dalam jumlah wajar juga tetap penting ketika bepergian.
Limit QRIS 2026 Tetap Perlu Diperhatikan
Selain memastikan aplikasi mendukung transaksi lintas negara, pengguna juga perlu memperhatikan batas nominal transaksi.
Dalam menggunakan QRIS Antarnegara 2026, limit transaksi menjadi salah satu hal yang perlu diperiksa sebelum pembayaran dilakukan, terutama ketika nominal transaksi menggunakan mata uang negara tujuan.
Berdasarkan ketentuan pada halaman resmi QRIS Bank Indonesia, nominal transaksi QRIS secara umum dibatasi paling banyak sebesar Rp10 juta per transaksi.
Penerbit juga dapat menetapkan batas kumulatif harian atau bulanan kepada pengguna berdasarkan manajemen risiko masing-masing.
Artinya, batas yang tersedia pada aplikasi seorang pengguna dapat lebih rendah daripada batas maksimum sistem.
Pada transaksi internasional, pengguna juga perlu memperhatikan nilai konversi mata uang karena transaksi dilakukan dalam mata uang negara tempat pembayaran dilakukan kemudian ditampilkan dalam ekuivalen rupiah.
Periksa nominal sebelum memasukkan PIN agar tidak terjadi kesalahan akibat perbedaan mata uang.
QRIS Sudah Menjangkau 61,7 Juta Pengguna
Ekspansi internasional terjadi ketika penggunaan QRIS di dalam negeri juga terus mengalami pertumbuhan.
Besarnya basis pengguna domestik tersebut menjadi fondasi penting bagi ekspansi QRIS Antarnegara 2026 karena semakin banyak masyarakat telah terbiasa menggunakan pembayaran berbasis QR dalam aktivitas sehari-hari.
Dalam publikasi Bank Indonesia pada 30 April 2026, jumlah pengguna QRIS hingga triwulan I 2026 tercatat mencapai sekitar 61,7 juta pengguna.
Penerimaannya telah menjangkau sekitar 44 juta merchant yang sebagian besar merupakan UMKM.
Sejak diluncurkan hingga triwulan I 2026, QRIS telah mendukung sekitar 31 miliar transaksi dengan nilai kumulatif Rp2.970 triliun.
Data tersebut menunjukkan QRIS telah berkembang menjadi salah satu kanal pembayaran digital utama di Indonesia.
Pertumbuhan transaksi QRIS pada triwulan I 2026 juga tercatat tinggi, yakni mencapai 116,43 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.
Besarnya basis pengguna dan merchant dalam negeri menjadi modal penting ketika konektivitas pembayaran diperluas ke negara lain.
Transaksi Wisatawan Asing di Indonesia Tumbuh Kuat
QRIS Antarnegara tidak hanya bermanfaat bagi masyarakat Indonesia yang bepergian ke luar negeri.
Sistem tersebut juga membuka peluang bagi wisatawan asing untuk melakukan pembayaran kepada merchant Indonesia menggunakan aplikasi pembayaran dari negara mereka.
Bank Indonesia mencatat volume transaksi QRIS Antarnegara dari wisatawan asing di Indonesia atau inbound pada triwulan I 2026 mencapai sekitar 2,79 juta transaksi.
Jumlah tersebut tumbuh sekitar 222 persen secara tahunan dengan nilai transaksi mencapai sekitar Rp713,59 miliar.
Pertumbuhan tersebut berpotensi memberikan manfaat langsung kepada pelaku usaha Indonesia, terutama merchant yang berada di kawasan wisata.
Wisatawan tidak harus selalu menyiapkan uang tunai dalam jumlah besar dan merchant Indonesia dapat menerima pembayaran melalui ekosistem QR yang sudah tersedia.
Malaysia Menjadi Salah Satu Pasar QRIS Antarnegara Terbesar
Data Bank Indonesia menunjukkan penggunaan QRIS Antarnegara berbeda cukup besar antara satu negara dan negara lainnya.
Hingga Februari 2026, konektivitas Indonesia dan Malaysia yang dimulai pada Mei 2023 telah mencatat sekitar 10,66 juta transaksi dengan nilai Rp2,75 triliun.
Sementara konektivitas dengan Thailand yang berlangsung sejak Agustus 2022 mencatat sekitar 1,64 juta transaksi senilai Rp656,27 miliar.
Konektivitas dengan Singapura yang dimulai pada November 2023 mencatat sekitar 554.510 transaksi senilai Rp179,28 miliar.
Jepang yang baru terhubung pada Agustus 2025 mencatat sekitar 5.088 transaksi dengan nilai Rp428,80 juta hingga Februari 2026.
Data tersebut dipublikasikan dalam keterangan resmi peluncuran QR Antarnegara Indonesia–Korea Selatan.
Perbedaan volume transaksi dapat dipengaruhi banyak faktor, mulai dari lamanya layanan tersedia, arus wisatawan, jumlah merchant hingga jumlah aplikasi yang telah terhubung.
Apa Keuntungan QRIS Antarnegara bagi Wisatawan?
Salah satu manfaat utama QRIS Antarnegara 2026 bagi wisatawan Indonesia adalah kemudahan melakukan pembayaran tanpa harus selalu mengandalkan uang tunai di negara tujuan.
Masyarakat tidak harus membuka rekening bank di negara tujuan hanya untuk melakukan pembayaran sehari-hari.
Pengguna cukup memanfaatkan aplikasi pembayaran Indonesia yang telah mendukung QRIS Antarnegara.
Selain itu, nilai transaksi dapat dikonversikan menggunakan mekanisme pembayaran lintas negara berbasis mata uang lokal.
Hal ini dapat membuat proses pembayaran lebih efisien dibandingkan transaksi yang harus melewati beberapa tahapan konversi mata uang.
Riwayat pembayaran juga tersimpan pada aplikasi sehingga pengguna lebih mudah memantau pengeluaran selama perjalanan.
Namun pengguna tetap perlu memperhatikan kurs yang ditampilkan pada saat transaksi dan memastikan nominal rupiah sebelum menyelesaikan pembayaran.
Merchant Indonesia Juga Bisa Menerima Pembayaran Wisatawan Asing
Manfaat QRIS Antarnegara tidak berhenti pada wisatawan Indonesia.
Dengan QRIS Antarnegara 2026, konektivitas pembayaran bekerja dua arah sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan wisatawan Indonesia yang bepergian ke luar negeri, tetapi juga merchant di dalam negeri.
Merchant dalam negeri juga berpotensi menerima pembayaran dari pengguna aplikasi negara mitra.
Wisatawan asing yang aplikasinya telah terhubung dapat memindai QRIS milik merchant Indonesia.
Menurut penjelasan Bank Indonesia, merchant Indonesia menerima hasil pembayaran dalam rupiah sesuai nilai transaksi.
Dengan demikian, pedagang tidak harus menyediakan sistem pembayaran terpisah untuk masing-masing mata uang wisatawan.
Fitur ini memiliki potensi besar bagi UMKM di kawasan pariwisata, pusat kuliner, pasar oleh-oleh, transportasi dan sektor jasa lainnya.
Tetap Periksa Merchant dan Nominal Sebelum Membayar
Dengan QRIS Antarnegara 2026, konektivitas pembayaran bekerja dua arah sehingga manfaatnya tidak hanya dirasakan wisatawan Indonesia yang bepergian ke luar negeri, tetapi juga merchant di dalam negeri.
Kemudahan transaksi lintas negara tetap harus diiringi dengan kehati-hatian.
Sebelum memasukkan PIN, pengguna harus memeriksa nama merchant dan nominal transaksi.
Kesalahan satu digit dapat menjadi lebih sulit dikenali ketika nominal awal ditampilkan menggunakan mata uang asing.
Jangan memindai QR yang ditempel secara mencurigakan atau berbeda dari QR resmi merchant.
Jika terdapat keraguan, tanyakan langsung kepada petugas merchant sebelum melakukan pembayaran.
Hindari pula memberikan PIN, password maupun OTP kepada pihak lain.
QRIS adalah sarana pembayaran. Petugas merchant tidak membutuhkan PIN pribadi pengguna untuk menerima transaksi.
QRIS Antarnegara Berpotensi Terus Diperluas
Ekspansi ke enam negara menunjukkan arah pengembangan QRIS tidak berhenti pada kebutuhan pembayaran domestik.
Bank Indonesia terus mendorong konektivitas sistem pembayaran internasional sebagai bagian dari transformasi ekonomi dan keuangan digital.
Kehadiran Thailand, Malaysia dan Singapura membangun konektivitas kuat di ASEAN, sementara ekspansi ke Jepang, Korea Selatan dan Tiongkok memperluas jangkauan QRIS ke sejumlah ekonomi utama Asia.
Ke depan, jumlah negara, merchant maupun penyedia aplikasi yang terhubung masih dapat berubah sejalan dengan kerja sama antarotoritas dan industri pembayaran.
Karena itu, masyarakat yang akan bepergian sebaiknya selalu melihat daftar terbaru di kanal resmi Bank Indonesia sebelum melakukan perjalanan.
Perkembangan QRIS Antarnegara 2026 pada akhirnya memperlihatkan bagaimana sistem pembayaran nasional bergerak menuju konektivitas yang semakin luas, dengan tetap bergantung pada kerja sama regulator, industri pembayaran dan negara mitra.
Kesimpulan
QRIS Antarnegara 2026 kini telah berkembang menjadi jaringan pembayaran lintas negara yang terhubung dengan enam negara, yaitu Thailand, Malaysia, Singapura, Jepang, Korea Selatan dan Tiongkok.
Korea Selatan resmi terhubung pada 1 April 2026, kemudian ekspansi Indonesia–Tiongkok diluncurkan pada 30 April 2026.
Pertumbuhan QRIS juga didukung basis domestik yang besar. Hingga triwulan I 2026, QRIS telah menjangkau sekitar 61,7 juta pengguna dan 44 juta merchant, dengan sekitar 31 miliar transaksi bernilai kumulatif Rp2.970 triliun sejak diluncurkan.
Bagi masyarakat Indonesia, QRIS Antarnegara memberikan pilihan pembayaran yang lebih praktis ketika berada di negara mitra. Pengguna dapat membayar menggunakan aplikasi domestik yang telah terhubung tanpa harus menggunakan aplikasi pembayaran lokal negara tujuan.
Namun dukungan aplikasi berbeda untuk setiap negara. Pengguna tetap harus memeriksa aplikasi yang tersedia, merchant yang kompatibel, limit transaksi, kurs yang ditampilkan serta nama penerima sebelum memberikan konfirmasi pembayaran.
Dengan semakin luasnya konektivitas pembayaran digital lintas negara, QRIS tidak lagi sekadar menjadi standar kode QR nasional, tetapi berkembang menjadi salah satu bagian penting infrastruktur pembayaran Indonesia yang terhubung dengan ekosistem internasional.



Tinggalkan Balasan