MMA – Personel Kodim 0428/Mukomuko bersama masyarakat dan karyawan PLN bergotong royong membantu memperbaiki rumah warga yang rusak akibat hujan deras disertai badai dan petir di Kelurahan Koto Jaya, Kecamatan Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Minggu (26/4/2026).
Kegiatan karya bhakti tersebut dimulai sejak pukul 07.00 WIB hingga selesai dengan fokus utama membantu warga memasang kembali atap rumah yang rusak akibat cuaca ekstrem.
Komandan Kodim (Dandim) 0428/Mukomuko, Letkol Inf. Yokki Firmansyah melakui Komandan Koramil 428-01/Kota Mukomuko, Kapten Inf. Desmayantos, turun langsung memimpin kegiatan tersebut. Hadir pula Lurah Koto Jaya, anggota Kodim 0428/MM, anggota Koramil 428-01/MM, karyawan PLN Kabupaten Mukomuko, masyarakat setempat, serta para pemilik rumah yang terdampak.
Dalam kegiatan itu, personel gabungan terlebih dahulu melakukan pengecekan personel, memberikan arahan, meninjau kondisi rumah korban, membersihkan puing-puing atap yang rusak, hingga melakukan pemasangan atap baru.

Kapten Inf. Desmayantos menekankan pentingnya faktor keselamatan selama proses perbaikan berlangsung, mengingat pekerjaan dilakukan di bagian atap rumah.
“Utamakan faktor keamanan saat bekerja. Pastikan perlengkapan aman dan saling membantu agar tidak ada korban saat pelaksanaan karya bhakti ini,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa kehadiran TNI di tengah masyarakat merupakan bentuk kepedulian terhadap warga yang sedang mengalami musibah.
“Kita harus bekerja dengan penuh semangat dan keikhlasan. TNI harus hadir di tengah kesulitan masyarakat dan membantu setiap warga yang membutuhkan,” tambahnya.
Disampaikannya juga, ada tiga rumah warga yang mengalami kerusakan akibat badai dan sambaran petir, yakni milik Kairul (62), seorang pedagang, Wawan (36), wiraswasta, dan Delpiandi (46), pekerja swasta. Ketiganya merupakan warga Kelurahan Koto Jaya.
Dalam proses perbaikan, sambungnya, petugas menggunakan sejumlah material seperti kayu untuk tiang dan reng atap, seng, asbes, paku besi, serta bahan pendukung lainnya.
Karya bhakti ini pihaknya melibatkan sebanyak 45 orang terdiri dari 30 personel TNI, 10 warga, dan lima karyawan PLN. Kegiatan karya bhakti ini masih terus berlangsung hingga seluruh proses perbaikan rumah warga selesai dilakukan.
“Intinya TNI akan selalu hadir untuk masyarakat dengan penuh keikhlasan dalam membantu. Ini juga bisa menjadi contoh untuk measyarakat agar saling membantu antar sesama,” pungkasnya. (Api)


Tinggalkan Balasan