MMA – Pemkab Mukomuko melalui Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Disperindagkop-UKM) menggelar Pasar Murah yang diadakan di teras Kantor dinas tersebut.

Pasar Murah ini terlaksana atas kerja sama Pemkab Mukomuko dengan Bank Indonesia (BI) dan Bulog.

Informasi terhimpun, Pasar Murah ini digelar selama 3 hari berturut-turut. Mulai tanggal 2 hingga 4 Maret 2026.

“Pasar Murah buka mulai jam 08.00 sampai 12.00 WIB selama 3 hari berturut-turut,” ungkap Kadis Perindagkop-UKM, Syafriadi, SH melalui Kabid Perdagangan, Hutri Wahyudi, Senin, 2 Maret 2026.

Terpantau di hari pertama, Pasar Murah Pemkab Mukomuko ini diserbu kalangan emak-emak.

Kebanyak kaum hawa berstatus ASN. Baik itu ASN PNS maupun PPPK. Ramainya ASN belanja di Pasar Murah ini kemungkinan karena lokasinya dekat dengan perkantoran.

Hutri Wahyudi menerangkan, jumlah belanja setiap pembeli dibatasi. Seperti minyak goreng hanya boleh membeli 2 liter.

Kemudian tepung terigu dan gula maksimal masing-masing hanya 4 kilogram per orang. Kemudian telur ayam dibatasi hanya 1 karpet per orang.

“Jadi pembeli tidak boleh memborong. Jumlah belanjaannya kita batasi,” paparnya.

Untuk harga sendiri, tepung terigu per kilonya dijual Rp 11.500, kemudian minyak goreng merk Minyakita Rp 14.500 per liter.

Selanjutnya harga gula pasir dijual Rp 17.000 per kilogram dan telur Rp 55.000 per karpet.

Di Pasar Murah juga menjual cream ketal manis kalengan, sirop, dan juga takjil usaha dari masyarakat.

“Pasar murah ini terbuka untuk umum. Siapa pun bisa membeli. Masih ada kesempatan 2 hari lagi,” pungkas Hutri Wahyudi.(Api)