MMA – Dalam upaya memastikan keamanan dan kualitas bahan pangan bagi masyarakat, Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko menegaskan komitmennya untuk melakukan pengawasan ketat terhadap bahan MBG (Makanan Bergizi Gratis) yang beredar.

Pengawasan ini akan difokuskan melalui pemantauan rutin di SPPG (Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi) sebagai garda terdepan dalam distribusi pangan bergizi.

Langkah ini diambil sebagai bentuk perlindungan terhadap masyarakat, khususnya kelompok rentan, agar bahan pangan yang dikonsumsi benar-benar aman, sehat, dan memenuhi standar gizi yang telah ditetapkan.

Dinas Ketahanan Pangan menilai, pengawasan yang konsisten menjadi kunci dalam mencegah beredarnya bahan pangan yang tidak layak konsumsi.

Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mukomuko, Elxandy Ultria Dharma, S.Tp., M.Ec.Dev menyampaikan, bahwa pihaknya akan melakukan inspeksi berkala, mulai dari pengecekan kualitas bahan baku, proses penyimpanan, hingga distribusi di lapangan.

Selain itu, petugas juga akan memastikan bahwa setiap SPPG menerapkan standar kebersihan dan keamanan pangan secara optimal.

“Pengawasan ini bukan hanya sebatas formalitas, tetapi bagian dari komitmen kami untuk menjamin masyarakat mendapatkan asupan pangan yang aman dan bergizi,” ujarnya.

Tak hanya pengawasan, Dinas Ketahanan Pangan juga akan memberikan edukasi kepada pengelola SPPG dan masyarakat terkait pentingnya menjaga kualitas bahan pangan.

Edukasi ini meliputi cara penyimpanan yang benar, pengolahan higienis, serta pemilihan bahan pangan yang layak konsumsi.

Dengan adanya langkah ini lanjut Elxandi, diharapkan distribusi MBG dapat berjalan lebih optimal dan tepat sasaran, sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi pangan yang aman dan bergizi.

“Untuk itu saya mengajak seluruh pihak, baik pengelola SPPG maupun masyarakat, untuk turut berperan aktif dalam menjaga kualitas pangan. Kolaborasi ini dinilai penting guna mewujudkan ketahanan pangan yang kuat dan berkelanjutan di daerah,” pungkasnya. (Api/Adv)