MUKOMUKO – Rencana mutasi dan rotasi kepala sekolah jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP di Kabupaten Mukomuko dipastikan belum dapat dilaksanakan dalam waktu dekat. Hingga saat ini, proses tersebut masih menunggu penyelesaian administrasi serta persetujuan dari Badan Kepegawaian Negara (BKN).
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Mukomuko, Winarno, mengatakan pihaknya belum dapat melanjutkan tahapan proses mutasi karena data yang masuk ke sistem BKPSDM masih belum lengkap.
Dari total 121 jabatan kepala sekolah yang diusulkan untuk dimutasi dan dirotasi, baru 31 nama yang berhasil masuk ke aplikasi IMUT milik BKPSDM. Kondisi tersebut terjadi karena masih adanya kendala dalam proses penginputan data dari aplikasi KSPS yang dikelola Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Mukomuko.
“Data yang masuk ke aplikasi IMUT BKPSDM baru 31 nama, sedangkan total yang akan diproses sebanyak 121 orang. Selama data belum lengkap, tahapan berikutnya belum bisa kami lanjutkan,” ujar Winarno.
Ia menjelaskan, BKPSDM sebenarnya telah menerima Persetujuan Teknis (Pertek) dari BKN sebagai bagian dari proses administrasi. Namun, proses mutasi belum dapat diajukan sepenuhnya karena seluruh data jabatan kepala sekolah harus terlebih dahulu terinput ke dalam sistem.
Rencana mutasi tersebut mencakup kepala sekolah jenjang PAUD/TK, SD, dan SMP. Dari total jabatan yang akan diisi, sebanyak 60 kepala sekolah telah berakhir masa jabatannya, 55 sekolah masih dipimpin oleh pelaksana tugas (Plt), sementara 7 kepala sekolah lainnya mengundurkan diri dari jabatannya.
Kondisi itu membuat sejumlah satuan pendidikan masih dipimpin pejabat sementara sehingga program penyegaran organisasi di lingkungan sekolah belum dapat direalisasikan.
Winarno menegaskan, proses mutasi dan rotasi kepala sekolah sepenuhnya bergantung pada selesainya penginputan data serta persetujuan dari BKN. Setelah seluruh data dinyatakan lengkap dan memenuhi persyaratan, BKPSDM akan melanjutkan tahapan sesuai ketentuan yang berlaku.
“Pemerintah daerah berharap proses penginputan data dapat segera diselesaikan sehingga mutasi dan rotasi kepala sekolah dapat segera dilaksanakan untuk mengisi kekosongan jabatan dan meningkatkan efektivitas penyelenggaraan pendidikan di Kabupaten Mukomuko,” pungkasnya. (Arie)




Tinggalkan Balasan