MMA – Setelah mengalami penurunan yang drastis beberapa hari yang lalu, harga TBS sawit tingkat pabrik di Kabupaten Mukomuko kembali meroket.
Naiknya harga TBS sawit ini sehari setelah Pemprov Bengkulu yang dipimpin langsung Wagub, H. Mian mengadakan Rakor harga TBS sawit bersama jajaran Pemkab dan belasan manajemen pabrik kelapa sawit.
Pada Rakor yang digelar di ruang rapat Bupati pada hari Jumat, 29 Mei 2026 itu, Wagub menekankan agar manajemen pabrik segera mengembalikan harga beli TBS sawit masyarakat ke harga yang tinggi.
Ia berharap bisa setara dengan harga ketetapan provinsi sebesar Rp 3450 per kilogram. Atau setidaknya mendekati harga tersebut.
Sesuai dengan harapan tersebut, pada hari Sabtu 30 Mei 2026, pabrik CPO di Mukomuko mulai menaikan harga beli mereka terhadap TBS sawit dari masyarakat.
Naik harga TBS sawit di Mukomuko kali ini terbilang signifikan alias meroket. Naik antara Rp 200 hingga Rp 250 per kilogram.
Sekarang ini harga TBS sawit di tingkat pabrik di wilayah Kabupaten Mukomuko sudah mendekati angka Rp 2500 per kilogram.
Berikut ini daftar harga pembelian masing-masing pabrik CPO di Mukomuko, pada tanggal 30 Mei 2026 berdasarkan rilis Dinas Pertanian:
PT. SAPTA – Rp 2.310/Kg (Naik 250)
PT. USM – Rp 2.390/Kg (Naik 200)
PT. KSM – Rp 2.400/Kg (Naik 200)
PT SAP – Rp 2.420/Kg (Naik 200)
PT. SSS – Rp 2.430/Kg (Naik 200)
PT. MMIL – Rp 2.440/Kg (Naik 200)
PT. KAS – Rp 2.380/Kg (Naik 200)
PT.MPRA – Libur/Tutup
PT. DDP – Rp 2.440/Kg (Naik 200)
PT. GSS – Rp 2.440/Kg (Naik 200)
PT. BMK – Rp 2.410/Kg (Naik 200)
Mudah-mudahan harga TBS sawit terus berada pada tren positif dan bisa kembali naik dan sesuai dengan harga ketetapan provinsi. (ari)



Tinggalkan Balasan