MMA – Setelah setahun program makan bergizi gratis (MBG) dijalankan oleh pemerintah, khusus di Kabupaten Mukomuko, baru terdapat 7 unit dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
Tujuh unit dapur MBG yang aktif sekarang ini, tersebar di 6 kecamatan. Meliputi; 2 unit beralamat di Kota Mukomuko, 1 di Terang Jaya, 1 di Penarik, 1 di Kecamatan XIV Koto, 1 di Air Manjunto, dan 1 di Kecamatan Pondok Suguh.
“Dari 7 dapur MBG itu, 2 diantaranya itu SPPG Polri di bawah Yayasan Kemala Bhayangkari, sisanya 5 dapur itu SPPG mitra BGN. Semuanya Dapur Aglomerasi atau dapur besar,” papar Sekretaris Satgas Percepatan MBG, Kadis Ketahanan Pangan Mukomuko, Elxandi Utria Dharma, S.TP., M.Ec.Dev pada hari Kamis, 5 Februari 2026.
Kata Elxandi, estimasi kebutuhan dapur untuk memenuhi semua masyarakat kriteria penerima manfaat MBG, dibutuhkan setidaknya 41 unit dapur MBG di Mukomuko.
“Belum sampai setengah. Mukomuko butuh sekitar 41 dapur MBG sudah termasuk Dapur MBG wilayah terpencil. Artinya masih butuh 34 unit lebih. Tapi informasinya sudah ada beberapa yayasan juga sudah terbit ‘SK’ kemitraannya. Tinggal kita tunggu kapan beroperasi,” ujarnya.
Sementara, sasaran makam bergizi gratis di Kabupaten Mukomuko baru menyentuh angka 20.094 jiwa.
Ada 4 katagori penerima manfaat MBG, yaitu pelajar sebanyak 16.561 orang, ibu hamil 239 orang, ibu menyusui 629 orang, dan balita sebanyak 1.767 orang.
“Dari laporan kordinator wilayah (Korwil) BGN Mukomuko, penerima manfaat MBG sudah 20.094 orang,” demikian Elxandi.



Tinggalkan Balasan