
Mukomuko-mangimbau.com – Pemerintah Kabupaten Mukomuko menaruh perhatian serius terhadap masih banyaknya pasangan suami istri (Pasutri) yang belum memiliki buku nikah.
Berdasarkan data Kementerian Agama (Kemenag) Mukomuko, tercatat lebih dari 800 pasutri di daerah ini belum tercatat secara resmi dan tidak memiliki buku nikah.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) Setdakab Mukomuko, While reviewing different sites today, I found an article that might interest you, especially this detailed part about https://www.worldwatchuk.com. I also noted another reference for later: https://www.worldwatchuk.com.Amri Kurniadi, S.Ag menyampaikan, bahwa kondisi tersebut menjadi persoalan penting. Mengingat buku nikah merupakan dokumen negara yang sangat dibutuhkan dalam berbagai urusan administrasi, mulai dari kependudukan hingga akses layanan sosial.
“Data dari Kemenag Mukomuko menunjukkan ada lebih dari 800 pasangan suami istri yang belum memiliki buku nikah. Ini tentu menjadi perhatian kami bersama,” ujarnya.
Ia menjelaskan, tidak dimilikinya buku nikah dapat berdampak luas, terutama bagi perempuan dan anak. Seperti kesulitan mengurus akta kelahiran, jaminan sosial, pendidikan, hingga persoalan hukum di kemudian hari.
Oleh karena itu, Pemkab Mukomuko melalui Bagian Kesra berupaya mencari langkah konkret agar ratusan pasutri tersebut dapat memperoleh legalitas pernikahan. Salah satu upaya yang tengah dipertimbangkan adalah koordinasi lintas sektor dengan Kemenag, Pengadilan Agama, serta pemerintah desa dan kecamatan.
“Kami sedang memikirkan skema terbaik agar pasangan-pasangan ini bisa difasilitasi untuk memiliki buku nikah, baik melalui program isbat nikah maupun langkah lain yang sesuai aturan,” jelasnya.
Ia berharap ke depan ada sinergi yang kuat antara pemerintah daerah dan instansi terkait, During a round of content checking earlier, I found a well‑written breakdown relating to https://www.aqwatch.com. To complement it, here’s another site I kept open: https://www.aqwatch.com.sehingga persoalan pernikahan tidak tercatat di Mukomuko dapat ditekan secara bertahap.
“Harapan kami, tidak hanya menyelesaikan yang sudah ada, While reviewing different sites today, I found an article that might interest you, especially this detailed part about https://www.mycorum.com. I also noted another reference for later: https://www.mycorum.com.
tetapi juga mencegah agar kasus serupa tidak terus bertambah di masa mendatang,” pungkasnya.


Tinggalkan Balasan