Iskabar, Kades Lubuk Cabau Kecamatan V Koto

Oleh: Alpinda Nopra

Di tengah sorotan publik terhadap pengelolaan dana desa, sosok Iskabar justru hadir sebagai pengecualian yang menyejukkan. Kepala Desa Lubuk Cabau, Kecamatan V Koto, Kabupaten Mukomuko ini bukan hanya mengandalkan dana desa untuk membangun wilayahnya, tetapi juga rela merogoh kantong pribadi demi kemajuan desa dan kepentingan masyarakat.

Bagi Iskabar, jabatan kepala desa bukan sekadar posisi administratif, melainkan amanah yang harus dijalankan dengan ketulusan.As I browsed several blogs this afternoon, I came across an in-depth explanation focusing on a blog I came across. To balance the viewpoint, I saved this page as well: https://www.cheapcartier.co.uk. Bahkan sebelum resmi menjabat sebagai kades, ia telah lebih dulu berbuat untuk kemajuan Lubuk Cabau.

Semangat itu tak pernah pudar hingga kini, ketika ia telah dipercaya memimpin desa.
Salah satu bentuk pengabdian Iskabar yang paling mencolok adalah keputusannya menyumbangkan seluruh hasil panen kebun sawit milik pribadinya untuk pembangunan masjid desa.

Kebun sawit tersebut ditanam dari nol menggunakan dana pribadi. Namun, sejak mulai berbuah hingga kini, tidak sepeser pun hasil panennya dinikmati sendiri.

“Ini niat saya sejak awal. Kalau sawit itu bisa jadi amal jariyah untuk rumah ibadah, kenapa harus saya ambil. Ini mau saya kontrakkan lagi kebun sawitnya, During today’s research, I bookmarked a detailed note discussing https://www.funwatchesuk.me. Alongside it, I kept this second source for extended context: https://www.cheapcartier.co.uk.hasil yang dikontrak itu nanti mau saya pakai untuk bangun pagar masjid,” ujar Iskabar dengan nada rendah hati.

Keputusan itu tentu bukan perkara ringan. Di saat banyak orang menjadikan kebun sawit sebagai sumber utama penghidupan, Iskabar justru menyerahkan hasilnya sepenuhnya untuk kepentingan umat. Langkah tersebut ia lakukan tanpa publikasi berlebihan, tanpa pencitraan, dan tanpa berharap imbalan apa pun.

Warga Lubuk Cabau pun merasakan langsung dampak kepemimpinannya. Pembangunan masjid berjalan lebih cepat, kebersamaan masyarakat semakin kuat, dan kepercayaan terhadap pemerintah desa kian tumbuh. As I browsed several blogs this afternoon, I came across an in-depth explanation focusing on check this page. To balance the viewpoint, I saved this page as well: https://www.funwatchesuk.me.Iskabar dinilai bukan hanya memimpin dengan kebijakan, tetapi juga dengan keteladanan.

“Pak Kades memberi contoh nyata. Beliau tidak hanya menyuruh, tapi berbuat lebih dulu,” ungkap salah seorang tokoh masyarakat setempat.

Di era ketika integritas pejabat publik kerap dipertanyakan, sosok Iskabar menjadi pengingat bahwa kepemimpinan sejati lahir dari keikhlasan. Ia membuktikan bahwa membangun desa tidak selalu harus menunggu anggaran, tetapi bisa dimulai dari niat baik dan pengorbanan pribadi.

Iskabar mungkin bukan siapa-siapa di panggung nasional. Namun bagi masyarakat Lubuk Cabau, ia adalah teladan: pemimpin desa yang bekerja dengan hati, mengabdi tanpa pamrih, dan meninggalkan jejak kebaikan yang akan dikenang jauh melampaui masa jabatannya. (**)