Mukomuko-Mangimbau.com – Suasana duka menyelimuti masyarakat Desa Lalang Luas dan Desa Lubuk Cabau, Kecamatan V Koto, Kabupaten Mukomuko, setelah seorang warga dilaporkan tenggelam saat mencari ikan di Sungai Air Manjuto, Sabtu (11/7/2026) malam.
Korban diketahui bernama Darmis (37), warga Desa Lalang Luas. Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sempat dinyatakan hilang di dalam sebuah lubuk yang memiliki terowongan bawah air.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, sekitar pukul 19.30 WIB korban berangkat dari rumah bersama dua rekannya, Rikson dan Nastion, menuju Sungai Air Manjuto di wilayah Desa Lubuk Cabau untuk mencari ikan.
Sekitar pukul 21.00 WIB, ketiganya masuk ke sebuah lubuk yang diperkirakan memiliki kedalaman sekitar empat meter dan terdapat terowongan bawah air. Saat itu, Rikson dan Nastion berhasil keluar ke permukaan, sementara Darmis tidak kunjung muncul.
Kedua rekannya sempat melakukan pencarian di sekitar lokasi selama beberapa menit. Namun karena korban tak juga ditemukan, mereka memutuskan kembali ke Desa Lubuk Cabau untuk meminta bantuan warga dan melaporkan kejadian tersebut kepada pihak berwenang.

Upaya pencarian kemudian dilakukan secara bersama-sama oleh masyarakat dan aparat. Sekitar pukul 23.50 WIB, korban akhirnya berhasil ditemukan oleh warga yang melakukan penyelaman di lokasi kejadian.
Korban ditemukan di dalam lubuk yang memiliki terowongan bawah air dalam keadaan telah meninggal dunia. Selanjutnya korban dievakuasi ke daratan untuk penanganan lebih lanjut.
Kapolres Mukomuko, AKBP. Riky Crisma Wardana, S.I.K melalui Kapolsek V Koto, IPDA. A.Indra Wicaksana, SE mengatakan pihaknya menerima laporan dari masyarakat setelah korban dinyatakan hilang dan langsung berkoordinasi bersama warga untuk melakukan pencarian.
“Begitu menerima laporan, personel langsung menuju lokasi bersama masyarakat untuk melakukan pencarian. Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 23.50 WIB dalam keadaan meninggal dunia. Kami mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati saat mencari ikan, terutama pada malam hari dan di lokasi yang memiliki lubuk dalam maupun terowongan bawah air karena sangat berbahaya,” ujar Kapolsek V Koto.
Sementara itu Kepala Desa Lalang Luas, Aman Zikri menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas musibah tersebut. Ia berharap keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan.
“Kami turut berduka cita atas musibah yang menimpa salah satu warga kami. Semoga almarhum husnul khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberi kekuatan. Kami juga mengingatkan masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan ketika beraktivitas di sungai, apalagi pada malam hari,” ungkap Kepala Desa Lalang Luas. (Api)



Tinggalkan Balasan