MMA – Sebatang pohon kelapa ditanam warga ditengah jalan negara yang berada di Desa Pasar Sebelah, Kecamatan Kota Mukomuko, Kabupaten Mukomuko, Senin 1 Juni 2026.

Apa yang dilakukan warga ini bentuk kekecewaan dan protes terhadap pemerintah dengan kondisi jalan yang berlobang dan kerap membahayakan pengguna jalan.

Aksi protes warga setempat sangat beralasan, karena ruas jalan nasional di desa tersebut banyak yang berlobang dan cukup dalam. Apalagi musim penghujan, jalan berlobang terisi air sehingga sangat membahayakan pengendara motor.

“Sudah sering pengguna jalan ini menjadi korban, terutama pengendara motor. Terlebih di musim penghujan, sehari bisa empat kali kejadian,” jelas Kades Pasar Sebelah, Ansori.

Dengan ini ia berharap pemerintah dapat segera memperbaiki ruas jalan nasional yang ada di desanya. Hal ini ia sampaikan sebelum adanya korban jiwa.

Karena ruas jalan negara di desanya sudah lama dengan kondisi rusak parah. Namun belum ada upaya perbaikan dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) di Provinsi Bengkulu.

“Semoga dapat diperbaiki sebelum pohon kelapa yang ditanam warga itu berbuah. Walupun hanya diperbaiki dengan tambal sulam,” pungkas Kades. (api)