MMA – Sekda Kabupaten Mukomuko, Drs. H. Marjohan memastikan Pemkab Mukomuko akan memberlakukan work from home atau WFH.
Sekarang ini, kata Sekda, Surat Edaran (SE) mengenai WFH sedang dipersiapkan.
Katanya, aturan mengenai WFH perlu dilakukan dengan hati-hati dan matang agar tidak menghambat pelayanan. Serta tujuan dari pemberlakuan WFH dapat tercapai.
Kata Marjohan, pihak Pemkab Mukomuko juga menunggu WFH diberlakukan di Pemprov Bengkulu.
Jika di Pemprov Bengkulu sudah berlaku, maka Pemkab Mukomuko juga akan turut memberlakukan.
“Ya, saat ini kita menunggu Pemprov Bengkulu. Kalau provinsi mulai, kita juga mulai. WFH inikan berlaku nasional. Tentu kita juga terapkan,” terang Sekda.
Kata Sekda, draf surat edaran mengenai WFH nyaris final. Semua sudah disesuaikan dengan landasan-landasan hukum serta kebijakan yang berlaku. Akan tetapi untuk pemberlakukan, masih menunggu Pemprov Bengkulu.
“Imbauan Pak Gub ini kan, mana kebijakan nasional yang diterapkan di Pemprov Bengkulu, agar dapat diikuti kabupaten/kota. Jadi kita tunggu Pemprov,” demikian Sekda.
Marjohan menegaskan, meski diberlakukannya sistem kerja WFH, tugas dan tanggungjawab tetap melekat bagi ASN Pemkab Mukomuko. Setiap ASN akan tetap diminta melaporkan tugas yang dikerjakan pada saat WFH.
Sekda juga menegaskan, tidak dibenarkan bagi ASN memanfaatkan WFH sebagai libur panjang. Sehingga bepergian ke luar daerah.
“Absennya di rumah masing-masing. Bukan di tempat lain. Tugas tetap dikerjakan. WFH masih bekerja, bukan libur,” tegas Marjohan.
Seperti diketahui, pemerintah pusat telah menetapkan kebijakan WFH bagi ASN pada setiap hari Jumat. (Ari)



Tinggalkan Balasan