MMA – Ditengah persaingan dunia kerja yang semakin ketat, Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dinilai menjadi salah satu pilihan tepat bagi siswa yang ingin memiliki keterampilan dan siap terjun ke dunia kerja sejak dini.
Hal itu disampaikan Kepala SMK Negeri 1 Mukomuko, Meity Haslinda, M.TPd, saat ditabya jadwal penerimaan peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027. Ia mengajak para calon siswa dan orang tua untuk tidak ragu memilih SMK sebagai tempat menempuh pendidikan lanjutan setelah lulus SMP.
Menurutnya, keunggulan utama SMK terletak pada pembelajaran yang lebih banyak praktik dibanding teori. Sehingga siswa tidak hanya mendapatkan ilmu di ruang kelas, namun juga dibekali kemampuan kerja sesuai bidang keahlian yang dipilih.
“SMK hadir untuk mencetak generasi yang siap kerja, siap kuliah bahkan siap membuka usaha sendiri. Siswa dibekali keterampilan sejak awal sehingga setelah lulus mereka sudah memiliki kemampuan dan pengalaman praktik,” ujar Kepala Sekolah.
Ia menjelaskan, sekolah yang dipimpinnya saat ini membuka enam program keahlian unggulan yang disesuaikan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan industri.
Di antaranya Teknik Kendaraan Ringan Otomotif, Teknik Permesinan, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Analisis Pengujian Laboratorium, Teknik Gambar Bangunan hingga teknik pemesinan seperti bubut dan gerinda.
Tak hanya fokus pada pembelajaran, pihak sekolah juga terus meningkatkan fasilitas praktik untuk menunjang kemampuan siswa. Mulai dari ruang laboratorium, bengkel praktik hingga peralatan pendukung pembelajaran kejuruan.
“Kami ingin siswa benar-benar siap ketika tamat nanti. Karena itu praktik menjadi prioritas utama agar lulusan memiliki kompetensi yang dibutuhkan perusahaan maupun dunia usaha,” jelasnya.
Selain itu, siswa SMK juga memiliki peluang lebih besar untuk langsung bekerja karena telah memiliki keterampilan khusus sesuai jurusan masing-masing. Bahkan banyak lulusan SMK yang kini sukses bekerja di perusahaan, industri hingga membuka usaha mandiri.
Kepala sekolah pun mengajak para orang tua agar tidak lagi memandang SMK sebagai pilihan kedua. Sebab saat ini lulusan SMK justru menjadi kebutuhan penting di dunia industri dan pembangunan daerah.
“Sekarang zamannya skill dan kompetensi. Anak-anak yang punya keterampilan akan lebih mudah bersaing. Karena itu kami mengajak calon siswa untuk bergabung dan menentukan masa depan bersama SMK,” tutupnya.
Diketahui pendaftaran peserta didik baru dibuka mulai 2 hingga 24 Juni 2026 dengan kuota terbatas. Masyarakat diimbau segera mendaftarkan putra-putrinya sebelum penerimaan ditutup. (Api)



Tinggalkan Balasan