MMA – Di tengah maraknya pemberitaan mengenai penyebaran Hanta Virus di sejumlah wilayah di Indonesia, Pemerintah Kabupaten Mukomuko melalui Dinas Kesehatan memastikan hingga saat ini belum ditemukan adanya kasus Hanta Virus di wilayah Kabupaten Mukomuko.

Kepala Dinas Kesehatan Mukomuko, Jajat Sudrajat, menyampaikan bahwa masyarakat diminta tetap tenang dan tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum jelas kebenarannya, terutama yang beredar di media sosial.

Menurutnya, Hanta Virus berbeda dengan COVID-19 karena tidak menular dari manusia ke manusia. Virus tersebut berasal dari hewan pengerat, khususnya tikus, melalui kontak dengan air kencing, kotoran, maupun liur tikus yang terkontaminasi.

“Untuk saat ini belum ada laporan masyarakat Mukomuko yang terpapar Hanta Virus. Kasus ini juga tergolong jarang terjadi di Indonesia, sehingga masyarakat tidak perlu panik,” ujar Jajat.

Ia juga menjelaskan bahwa Hanta Virus bukanlah penyakit baru karena sudah lama dikenal dalam dunia medis. Oleh sebab itu, masyarakat diimbau agar tidak menyikapi isu tersebut secara berlebihan hingga menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.

Selain meminta masyarakat tetap tenang, Dinas Kesehatan Mukomuko juga mengimbau warga untuk terus menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Menjaga kebersihan lingkungan, memastikan rumah bebas dari tikus, rajin mencuci tangan, serta mengonsumsi makanan sehat disebut menjadi langkah efektif untuk mencegah berbagai penyakit menular.

Pihak Dinas Kesehatan juga memastikan akan terus melakukan pemantauan dan koordinasi dengan fasilitas kesehatan di seluruh wilayah Kabupaten Mukomuko guna mengantisipasi kemungkinan munculnya kasus penyakit menular, termasuk Hanta Virus.