MMA – Menanggapi keluhan sejumlah warga terkait aliran air Program Penyediaan Air Minum dan Sanitasi Berbasis Masyarakat (Pamsimas) di Desa Lalang Luas, Kecamatan V Koto, yang belum berjalan normal, Kepala Desa Lalang Luas akhirnya angkat bicara memberikan klarifikasi.

Kepala Desa, Aman Zikri menegaskan, tidak mengalirnya air Pamsimas tersebut bukan karena unsur kesengajaan ataupun pembiaran dari pemerintah desa. Menurutnya, saat ini terdapat sejumlah kendala teknis di lapangan yang menyebabkan distribusi air untuk sementara waktu belum dapat berjalan maksimal.

“Bukan disengaja tidak dialirkan. Saat ini memang ada beberapa kendala teknis yang harus diperbaiki terlebih dahulu agar aliran air bisa kembali normal dan tidak menimbulkan kerusakan yang lebih besar,” ujar kepala desa saat dikonfirmasi.

Ia menjelaskan, salah satu penyebab utama terganggunya aliran air yakni adanya kerusakan pipa yang terjadi saat proses penggalian pondasi pembangunan masjid di desa tersebut. Kerusakan itu menyebabkan jaringan distribusi air mengalami gangguan sehingga perlu dilakukan perbaikan.

Selain itu, kata dia, terdapat beberapa titik pipa lainnya yang juga ditemukan mengalami kerusakan dan kebocoran. Kondisi tersebut membuat pengelola harus melakukan pengecekan menyeluruh sebelum aliran air kembali dioperasikan.

“Kalau dipaksakan dialirkan sementara kondisi pipa masih bocor, tentu air tidak akan maksimal sampai ke rumah warga. Karena itu sekarang fokus dilakukan perbaikan terlebih dahulu,” jelasnya.

Tidak hanya persoalan teknis, pemerintah desa juga mengakui saat ini pengurus baru pengelolaan Pamsimas baru saja dibentuk.

Pengurus tersebut nantinya akan bertanggung jawab terhadap operasional, pemeliharaan, hingga pengawasan jaringan air bersih agar pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan lebih baik ke depan.

Pemerintah desa pun meminta masyarakat untuk bersabar sembari proses perbaikan dilakukan. Kepala desa memastikan pihaknya tetap berkomitmen agar fasilitas Pamsimas dapat segera kembali dimanfaatkan warga.

“Kami memahami keluhan masyarakat karena air bersih memang kebutuhan penting. Namun saat itu proses pembenahan sedang dilakukan. Tapi sekarang airnya sudah mengalir dengan normal. Kami juga berharap masyarakat dapat bersama-sama menjaga fasilitas yang sudah ada,” tutupnya.

Sementara Ketua BPD, Sabari mengatakan hal yang sama, bahwa Pamsimas di desanya baru saja selesai perbaikan dan seleasai dibentuk pengurus baru untuk mengelola Pamsimas ini.

Dengan ini ia juga mengajak masyarakat untuk bersama – sama mendukung program pembangunan yang ada di desa. Tidak hanya itu, ia juga mengajak masyarakat untuk berasama-sama menjaga fasilitas yang ada, termasuk Pamsimas Desa.

“Air Pamsimas sudah normal lagi, karena baru selesai diperbaiki. Sebenarnya tidak persoalan yang serius, cuma pipanya ada yang rusak dan pengurusnya juga baru dibentuk,” pungkasnya. (api)